Kisruh SPMB di Kota Tangsel, 3 SMA Disegel Warga

SPMB
Aksi warga saat memprotes SPMB di SMAN 3 Kota Tangsel pekan kemarin. Ada tiga SMA negeri di Kota Tangsel yang disegel warga karena siswa yang dekat dengan sekolah gagal masuk SMA negeri.

Masyarakat sekitar merasa terabaikan meskipun dahulu pernah berkontribusi membuka akses jalan ke sekolah, termasuk mendukung pembangunan sekolah di kawasan itu. “SPMB tahun ini meskipun melalui jalur domisili tapi, tetap menekankan nilai akademis dan mereka mengabaikan nilai historis pembangunan SMAN 6 Tangsel,” tambahnya.

Menurutnya, SMAN 6 Tangsel dibangun pada 1990 dan saat itu warga sekitar diminta membuka akses jalan untuk kelancaran operasional sekolah tersebut. Saat itu warga juga menolak apabila pintu utama sekolah dibuka di kawasan perumahan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dulu pihak sekolah minta tolong ke warga untuk kita buka akses dan kita setujui namun, sekarang kami malah dilupakan,” jelasnya. Wijaya mengaku, pihaknya akan tetap memblokir atau menggembok pagar perumahan tersebut apabila tuntutan warga tidak dikabulkan. “Kalau tuntutan kami tidak didengar maka, akan lanjut ke jalur hukum. Kami ini hanya minta keadilan bagi anak-anak kami yang tinggal di lingkungan SMAN 6 Tangsel,” ungkapnya.

Pos terkait