SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang menjadi pelopor penerapan e-Kinerja harian bagi aparatur sipil negara (ASN) di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Penerapan sistem pelaporan kinerja berbasis digital tersebut diperkuat melalui kegiatan coaching clinic bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional III Bandung yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Serang.
Kepala BKPSDM Kota Serang, Murni, mengatakan saat ini penerapan e-Kinerja harian di wilayah Banten baru dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang.
“Di Provinsi Banten saat ini baru Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang yang telah menerapkan e-Kinerja harian,” ujarnya.
Menurut Murni, sistem tersebut merupakan bagian dari transformasi digital manajemen ASN di Kota Serang. Melalui e-Kinerja harian, seluruh aktivitas pekerjaan pegawai akan tercatat secara langsung dan terintegrasi dalam sistem.
Data tersebut nantinya menjadi dasar administrasi kepegawaian, mulai dari dokumentasi kinerja, penilaian pegawai, hingga pendukung sistem manajemen talenta ASN.
Untuk mempercepat implementasi, BKPSDM menggandeng BKN menggelar coaching clinic yang diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap OPD mengirimkan lima pegawai yang nantinya menjadi person in charge (PIC) di instansi masing-masing.
“Kami melakukan coaching kepada lima orang per OPD. Nantinya mereka akan menjadi PIC dan menyampaikan kembali materi ini di OPD masing-masing,” kata Murni.
Ia mengungkapkan, hasil evaluasi BKN sebelumnya masih menemukan disparitas data kepegawaian, termasuk sekitar 1.500 data Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Namun setelah dilakukan penelusuran, persoalan tersebut terjadi akibat data final yang belum tersinkronisasi ke Sistem Informasi ASN (SIASN).
Murni menilai penerapan e-Kinerja harian tidak rumit karena ASN hanya diminta mencatat pekerjaan yang benar-benar dilakukan disertai dokumen pendukung atau eviden. “Prinsipnya sederhana, tulis yang dikerjakan dan kerjakan yang ditulis,” ujarnya.
Menurutnya, sistem tersebut akan membuat pola kerja ASN lebih tertata, terukur, dan transparan. Selain itu, penerapan e-Kinerja juga diharapkan mampu menciptakan sistem pengembangan karier ASN yang lebih objektif karena berbasis capaian kerja dan kompetensi.
“Tidak ada lagi istilah siapa dekat dengan siapa atau siapa berada di belakang siapa. Semua tercatat berdasarkan kinerja dan kompetensi masing-masing,” katanya.
Kegiatan coaching clinic dipandu langsung tim BKN Kantor Regional III Bandung dan akan dilanjutkan dengan monitoring ke setiap OPD guna memastikan implementasi sistem berjalan optimal.
BKPSDM Kota Serang berharap penerapan e-Kinerja harian dapat meningkatkan profesionalisme ASN sekaligus memperkuat integrasi data kepegawaian secara nasional. (*)
Reporter: Aldi Alpian Indra








