Pemdes Babat Gelar Sosialisasi Proyek KSCS Package 3, Kades Sukron Ma’mun Ajak Warga Dukung Pembangunan

Pemerintah Desa Babat, menggelar rapat Sosialisasi Proyek KSCS Package 3 dengan seluruh elemen masyarakat. Randy/Bantenekspres.co.id

LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Babat, Kecamatan Legok, menggelar Rapat Sosialisasi Proyek KSCS Package 3 yang diselenggarakan oleh SNVT Air Tanah dan Air Baku BBWS Cidanau Ciujung Cidurian. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat terkait rencana pelaksanaan proyek pembangunan yang akan dikerjakan di wilayah Desa Babat.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh pemerintah desa, unsur masyarakat, tokoh lingkungan, serta pihak pelaksana proyek. Dalam rapat tersebut dijelaskan mengenai tahapan pekerjaan, dampak pembangunan, hingga manfaat proyek bagi masyarakat ke depan.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Babat Sukron Ma’mun mengatakan, sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat mengetahui secara jelas terkait proyek yang akan berjalan di wilayahnya. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari warga.

“Pemerintah desa menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi ini. Kami ingin masyarakat memahami bahwa proyek KSCS Package 3 ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang nantinya diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Sukron Ma’mun kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 21 Mei 2026.

Ia menambahkan, komunikasi antara pihak pelaksana proyek dengan masyarakat harus terus dijaga agar tidak terjadi kesalahpahaman selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek ini. Jika ada hal-hal yang perlu disampaikan, mari dikomunikasikan dengan baik sehingga pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.

Menurut Sukron, pemerintah desa juga akan terus melakukan koordinasi bersama pihak terkait demi memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.

“Pembangunan tentu harus membawa dampak positif. Karena itu kami meminta agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan aspek keamanan, kebersihan, dan kenyamanan masyarakat Desa Babat,” lanjutnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan selama proyek berjalan. Menurutnya, Rapat sosialisasi tersebut menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara pihak pelaksana proyek dengan pemerintah desa serta masyarakat. Melalui kegiatan itu diharapkan seluruh pihak dapat memahami proses pekerjaan proyek, manfaat pembangunan, serta menjaga sinergi dan kerja sama demi kelancaran pembangunan infrastruktur di Desa Babat.

“Kami ingin pembangunan ini menjadi bentuk sinergi bersama. Pemerintah desa, masyarakat, dan pihak pelaksana proyek harus saling mendukung agar hasil pembangunan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait