CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel terus memperketat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat pengendalian inflasi daerah bersama instansi vertikal maupun horizontal guna mengantisipasi lonjakan harga di pasaran.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, rapat tersebut menjadi upaya bersama dalam mengontrol pergerakan harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil menjelang hari besar keagamaan.
“Rapat pengendalian inflasi daerah ini adalah upaya kita bersama untuk mengawasi pergerakan harga di pasar, terutama terkait ketersediaan bahan pokok dan harga bahan pokok di masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, periode menjelang Idul Adha menjadi waktu rawan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena itu, Pemkot Tangsel terus melakukan pemantauan agar inflasi daerah tetap terkendali.
“Ini memang waktu-waktu yang rawan. Kita kontrol terus agar inflasi daerah tidak terus naik dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Pilar menjelaskan, salah satu komoditas yang menjadi perhatian utama yakni harga daging. Selain itu, perubahan nilai tukar rupiah juga dinilai dapat memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.
“Terkait harga daging juga terus kita pantau. Apalagi perubahan nilai tukar rupiah pasti ada pengaruh terhadap harga,” jelasnya.
Pilar mengaku, Pemkot Tangsel telah menyiapkan sejumlah langkah strategis apabila ditemukan lonjakan harga atau anomali di pasar. Salah satunya melalui intervensi pasar murah maupun program stabilisasi lainnya.
“Nanti di forum ini dirumuskan langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan apabila ditemukan pergerakan harga yang signifikan di pasar,” tuturnya.
Sejauh ini, berdasarkan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, distribusi barang dan harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Tangsel masih relatif terkendali.
Meski demikian, Pemkot Tangsel akan terus melakukan pemantauan intensif hingga mendekati hari raya. Bahkan, dinas terkait juga telah beberapa kali melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional.
“Kita sudah beberapa kali melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional dan sampai hari H nanti akan terus dipantau,” tutupnya. (*)
Reporter : Tri Budi








