PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Polsek Pamulang kembali menggelar patroli skala besar pada Kamis dini hari, 21 Mei 2026, sebagai upaya mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tangsel. Kegiatan tersebut difokuskan pada pencegahan tawuran remaja, balap liar hingga tindak kriminalitas jalanan.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu melibatkan 12 personel piket fungsi Polsek Pamulang. Sebelum bergerak, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolsek Pamulang yang dipimpin Kanit Intelkam AKP Habib Sholih.
Petugas kemudian melakukan patroli mobile dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan Surya Kencana, Jalan Siliwangi Raya, Jalan DR Setiabudi, Jalan M Toha, Jalan Pondok Cabe Raya, Jalan Kemiri Raya, Jalan Aria Putra hingga Jalan Benda Raya.
Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan, selain melakukan patroli keliling, pihaknya juga menempatkan personel di beberapa titik strategis untuk melakukan pengawasan dan pemantauan situasi wilayah.
“Terminal Pondok Cabe dan kawasan Jalan Aria Putra menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus karena kerap dijadikan tempat berkumpul remaja pada malam hari,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 21 Mei 2026.
Galuh menambahkan, anggotanya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah remaja yang masih nongkrong hingga dini hari. Polisi memastikan tidak ada senjata tajam, minuman keras maupun barang terlarang lainnya yang dibawa kelompok remaja tersebut.
Patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan wilayah tetap kondusif, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya aksi kriminalitas. “Patroli rutin terus kami lakukan untuk mengantisipasi tawuran, balap liar dan tindak kriminalitas lainnya yang meresahkan masyarakat,” tambahnya.
Selain melakukan pengawasan, kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Menurut Galuh, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman. Karena itu, pihaknya terus mengedepankan patroli dialogis dan pendekatan humanis kepada warga selama kegiatan berlangsung.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga keamanan lingkungan,” tutupya. (*)
Reporter : Tri Budi








