KARANG TENGAH, BANTENEKSPRES.CO.ID – Ribuan anggota Pramuka tingkat Penggalang SD/MI dan SMP/MTs memadati Mall CBD Ciledug, Sabtu 16 Mei 2026. Ajang bertajuk Gebyar Zoro Competition 2026 itu mengusung tema “From Zero to Hero” dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Jabodetabek dan Banten.
Sebanyak 72 regu tingkat SMP/MTs sederajat dan 50 regu tingkat SD/MI sederajat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Total peserta tercatat lebih dari 1.000 orang.
Ketua Pelaksana Zoro Competition 2026, Riky Irawan mengatakan, antusiasme peserta meningkat tajam dibanding pelaksanaan perdana tahun lalu. Lonjakan jumlah peserta membuat area pusat perbelanjaan dipenuhi seragam Pramuka dan semangat kompetisi.
“Untuk peserta, alhamdulillah, tingkat SMP ada 72 regu, sekitar 680 peserta. Untuk tingkat SD ada 50 regu dengan kurang lebih 450 peserta. Jadi totalnya lebih dari 1.000 peserta,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurut Riky, jumlah tersebut belum termasuk pembina pendamping dan orang tua murid yang turut hadir memberikan dukungan kepada para peserta. Kehadiran mereka membuat suasana kompetisi semakin meriah.
Panitia juga menyiapkan sistem penilaian yang ketat guna menjaga objektivitas dan sportivitas selama perlombaan berlangsung. Profesionalisme dewan juri menjadi perhatian utama dalam menentukan regu terbaik dari ratusan peserta yang bertanding.
Salah satu daya tarik utama kompetisi ini, lanjut Riky, yakni banyaknya penghargaan yang disediakan panitia. Berbeda dengan lomba pada umumnya yang hanya menetapkan juara satu hingga tiga, Gebyar Zoro Competition memberikan penghargaan hingga peringkat 10 besar.
“Juara kita banyak, trofinya melimpah. Kalau di ajang lain mungkin hanya juara satu sampai tiga, kalau kita juaranya satu sampai sepuluh,” katanya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga motivasi dan semangat belajar peserta agar setiap usaha dan latihan yang dilakukan di sekolah mendapat apresiasi yang layak.
Selain trofi kategori tetap, panitia juga menyediakan piala bergilir juara umum yang menjadi rebutan utama setiap pangkalan. Piala tersebut memiliki desain megah dengan tinggi lebih dari dua meter.
“Terus ada piala juara umumnya yang tingginya dua meter lebih. Ada juga uang pembinaan untuk juara umum, serta penghargaan kepada pembina terbaik di pangkalan acara kami,” pungkasnya. (*)










