TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebakaran melanda lapak kayu dan limbah ban di Jalan Dipati Unus, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, ludes terbakar, Rabu, 15 April 2026. Si jago merah melalap g yang mudah terbakar tersebut dengan cepat membesar sekira pukul 12.35 WIB.
Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Wasesa, mengungkapkan, objek yang terbakar terdiri dari lapak kayu dan limbah ban. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan jumlah lapak yang terdampak.
“Objek yang terbakar adalah lapak kayu dan sebagian ada limbah ban juga,” ujarnya Wasesa di sela-sela pemadaman.
“Untuk sementara ini kita belum tahu lapaknya ada berapa, dan anggota tetap melakukan pemadaman,” sambungnya.
Dia menyampaikan, pihaknya menerjunkan sebanyak 40 personel gabungan dengan 10 armada dari berbagai pos pemadam dalam uoayan menjinakkan api yang melalap lapak tersebut. memadamkan api.
“Untuk personil sekitar 40 orang dengan armada kita terjunkan 10 armada dari , Mako, Cibodas, dan Periuk, dan Kronjong,” jelasnya.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Hal ini membuat petugas harus bekerja ekstra dalam menjinakkan api.
“Kitavsemoat kesulitan sumber air, karena cukup jauh,” ujarnya.
Wasesa belum dapat memastikan penyebab kebakaran lapak tersebut. “Kita masih fokus pemadaman. Proses investigasi akan dilakukan setelah penanganan selesai,” ujarnya.
Dalam kejadian ini, kata dia, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Namun, asap tebal dari pembakaran ban sempat mengganggu pernapasan warga di sekitar lokasi.
“Untuk korban tidak ada, dan yang terbakar dari bahan kimia pun tidak ada. Gumpalan asap yang pekat ini sumbernya dari ban yang terbakar. Asapnya cukup menyakitkan ke hidung,” ungkapnya.
Saat ini api telah berhasil dikuasai dan petugas masih melakukan proses pendinginan. Kebakaran diduga terjadi saat aktivitas sedang berlangsung di area tersebut.(*)
Reporter : Abdul Aziz











