TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Realisasi investasi di Kabupaten Tangerang pada semester satu di Tahun 2026 sudah menembus Rp29,04 triliun. Wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta ini masih menjanjikan bagi investor dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu tampak dari pertumbuhan angka investasi bila dibandingkan tahun sebelumnya atau Year on Year (YoY) tercatat Rp12,43 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang Hendar Herawan mengatakan, realisasi pada tahun 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 74,93 persen dibandingkan semester pertama tahun 2025.
“Masih menarik tentu bagi investor asing maupun dalam negeri. Kita itu masih tertinggi bila capaian investasi. Jadi masih menarik bagi investasi,” katanya kepada Banten Ekspres, Minggu 1 November 2026.
Dari data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), realisasi investasi tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp18,73 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp10,30 triliun.
“Kami terus melakukan berbagai langkah untuk menarik investasi. Salah satunya kemudahan dari sisi perizinan. Tentu ini jaminan bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Lanjut Hendar, investor dalam negari masih mendominasi penanaman modal di Kabupaten Tangerang. Porsinya, investor dalam negeri menyumbangkan kontribusi sebesar 65 persen dan modal asing sebesar 35 persen.
“Semester satu ini ada sebanyak 29.078 proyek investasi telah terealisasi. Jumlah tersebut terdiri atas 16.231 proyek PMDN dan 12.847 proyek PMA. Kalau untuk target sudah terealisasi 74,4 persen dan kami optimistis bisa mengejar target investasi Rp39,03 triliun di tahun ini,” jelasnya.(*)











