Pemkab Tangerang Pulangkan PMI Asal Mekar Baru dari Abu Dhabi, Pastikan Penanganan Medis Berlanjut

Pemkab Tangerang jemput kepulangan PMI berinisial SA dari Abu Dhabi. Pemerintah pastikan penanganan medis serta bantuan sosial bagi warga Mekar Baru tersebut. Foto: Warga for bantenekspres.co.id

MEKARBARU,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Puskesmas Mekar Baru, dan pihak Kecamatan Mekar Baru menjemput kepulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial SA di Lounge KP2MI Bandara Soekarno-Hatta.

SA, warga asal Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, dipulangkan setelah menghadapi ketidakpastian nasib selama kurang lebih empat bulan di Abu Dhabi.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Hj. Iis Kurniati menjelaskan, penjemputan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi warga negara yang mengalami masalah kesehatan di luar negeri.

“Penjemputan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada PMI, sekaligus memastikan keselamatan dan penanganan yang layak setibanya di Indonesia,” ujar Hj. Iis Kurniati dalam keterangannya yang diterima, Selasa, 21 April 2026.

Sebelum dipulangkan, SA diketahui tidak lagi dipekerjakan oleh majikannya di Abu Dhabi akibat kondisi kesehatannya.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, tim medis dari Puskesmas Mekar Baru di bawah arahan dr. Riris langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap SA di ruang laktasi KP2MI.

Langkah ini diambil untuk memantau kondisi terkini PMI tersebut sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk pengobatan lanjutan.

Selain penanganan medis, dukungan sosial juga disiapkan untuk membantu keluarga SA yang tergolong rentan.

Pegiat sosial, Marnan Sarbini memastikan BPJS Kesehatan milik SA telah aktif sebagai syarat utama pendampingan pengobatan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang agar SA dapat memperoleh bantuan sosial yang dibutuhkan, baik dalam bentuk bantuan pangan maupun pendampingan lanjutan,” tutur Marnan Sarbini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SA diduga diberangkatkan ke negara penempatan Abu Dhabi melalui jalur non-prosedural atau ilegal.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam memperketat pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur bekerja ke luar negeri.

Pihak Kecamatan Mekar Baru, melalui Kasi Pemberdayaan Titin menyatakan akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas terkait perkembangan pemulihan kesehatan SA ke depannya.

Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Disnaker, pemerintah kecamatan, hingga elemen masyarakat ini diharapkan menjadi standar penanganan bagi PMI asal Kabupaten Tangerang yang menghadapi persoalan kesehatan dan sosial. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait