Lebih lanjut, Ganda menilai pelaksanaan SPMB 2025 berjalan lebih teratur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa proses seleksi kali ini hanya memverifikasi nilai raport. Sehingga kecil kemungkinan terjadi manipulasi data. Menurutnya, hal tersebut membuat proses berjalan lebih lancar dan tidak menimbulkan protes berarti dari masyarakat.
“Dibandingkan dengan sistem zonasi yang memang lumayan menimbulkan gesekan di tengah masyarakat. Terutama terkait dengan perebutan jarak seperti itu,” pungkasnya (ziz/ald)











