Banyak Warga Mengira Jalur Domisili Masih Mengacu Jarak, Sosialisasi Aturan SPMB Tak Masif

Sosialisasi
Orangtua siswa mendatangi SMA 6 Kota Serang menanyakan aturan SPMB jalur domilisi.

Mulai dari website resmi sekolah, media sosial, hingga mengundang pihak sekolah tingkat SMP untuk memberikan penjelasan terkait mekanisme SPMB tahun ini.

“Sosialisasi kami lakukan kepada lembaga-lembaga pendidikan setingkat sekolah menengah pertama. Beberapa sekolah kami undang untuk menyampaikan sistem SPMB terbaru. Lalu kemudian yang paling kami lakukan adalah melalui media sosial,” katanya. Ganda menjelaskan bahwa jalur domisili merupakan kebijakan baru yang diterapkan mulai tahun 2025 sebagai pengganti jalur zonasi. Ia menerangkan bahwa pada jalur domisili untuk tingkat SMA, penilaian utama didasarkan pada nilai rapor siswa dari semester 1 hingga semester 5.

Bacaan Lainnya

Hal ini, menurutnya, sangat berbeda dengan jalur zonasi sebelumnya yang menggunakan pendekatan berdasarkan jarak tempat tinggal siswa ke sekolah. “Hal inilah yang mungkin dianggap oleh masyarakat sesuatu yang baru menimbulkan sesuatu yang menjadi kekagetan begitu. Antara ketidaksiapan atau ketidaktahuan masyarakat,” ucapnya.

Pos terkait