Akan tetapi, hingga Agustus ini, Kata Hari, BPBD Kota Serang masih belum menerima laporan adanya kekeringan atau permohonan untuk bantuan air bersih.
Yang mana hal ini berbeda dengan tahun lalu, pada Juli 2023 BPBD Kota Serang telah menerima dua laporan atau permintaan bantuan air bersih, lalu di bulan Agustus ada 14 laporan. Bahkan pada bulan September ada 61 laporan, dilanjutkan pada Oktober ada 36 laporan dan pada Desember ada dua laporan.
Walau begitu, pihaknya telah menyiapkan tiga toren air dengan kapasitas 500 hingga 2000 liter dan mobil tangki air dengan kapasitas 5000 liter untuk mengantisipasi kekeringan di Kota Serang.
“Sementara untuk mempersiapkan atau pencegahan kekeringan, kami menyiapkan satu unit mobil tangki, lalu beberapa toren air yang akan disebar. Dan apabila adanya kekurangan alat bantu, biasanya kami meminta bantuan ke dinas-dinas lain yang memiliki toren air atau mobil tangki air,” katanya.











