SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang, sedang memperjuangkan tambahan 34 unit bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bagi warga di Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa.
DPRKP Kabupaten Serang bersama Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dan Pejabat Pembuat Komitmen pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (PPK BSPS) RTLH Kementerian PKP, telah melakukan verifikasi lapangan terhadap 17 unit RTLH di Pulau Tunda.
Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, hasil verifikasi menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan RTLH di Pulau Tunda mencapai 37 unit.
Namun pihaknya bersama Kepala Satker PKP Provinsi Banten Ergian Bahari, telah sepakat untuk mengusulkan tambahan 17 unit bantuan program BSPS melalui Mendes PDT Yandri Susanto ke Kementerian PKP.
“Sehingga seluruh kebutuhan RTLH di Pulau Tunda dapat tertangani. Dengan begitu warga Pulau Tunda bisa bahagia, dan jangan sampai mereka tertinggal,” katanya melalui telepon seluler, Selasa 9 Juni 2026.
Selain itu, kata Okeu, Kabupaten Serang mendapatkan dukungan penanganan RTLH sebanyak 1.412 unit tahun ini, melalui program BSPS yang berasal dari berbagai sumber.
Adapun sumbernya mulai dari aspirasi Mendes PDT Yandri Susanto sebanyak 500 unit, Kemenkes 294 unit untuk warga yang mengidap penyakit TBC, Kemensos 18 unit untuk orangtua siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat (SR), Kementerian Kebudayaan empat unit, dan aspirasi Anggota DPR RI 596 unit.
“Semuanya ini merupakan usulan melalui program BSPS, yang difasilitasi oleh Kementerian PKP, ini di luar dari usulan Pemkab Serang, semoga bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Dikatakan Okeu, semua usulan dari kementerian ini di luar dari usulan Pemkab Serang, dan direncanakan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, akan kembali mengajukan permohonan ke Kementerian PKP sebanyak 1.000 unit RTLH.
Apabila bisa diakomodir semuanya oleh Kementerian PKP, maka Kabupaten Serang memiliki 2.412 unit RTLH yang akan di bangun.
“Tidak hanya itu, dari APBD Kabupaten Serang juga ada 313 unit bedah RTLH, dari Baznas ada 98 unit, CSR BPR Serang dua unit, Pemprov Banten baru ada enam unit. Kalau semuanya terealisasi ada sekitar 2.600 unit RTLH yang di bangun, ini menjadikannya rekor karena melebihi dari target RPJMD yang hanya 340 unit,” ucapnya. (*)











