CISAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menyerahkan berbagai peralatan budidaya ikan lele beserta bibit lele kepada kelompok pembudidaya yang selama ini aktif mengembangkan usaha perikanan di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Desa Suradita terhadap kelompok budidaya ikan lele agar usaha yang telah berjalan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Desa Suradita M. Nurpahmi mengatakan, bahwa budidaya ikan lele menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan warga sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
“Pemerintah desa hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang memiliki semangat berusaha dan mengembangkan potensi yang ada. Budidaya ikan lele ini sudah terbukti mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga, sehingga kami terus mendorong agar kegiatan ini berkembang lebih baik lagi,” ujar M. Nurpahmi kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 11 Juni 2026.
Ia menjelaskan, selain menyerahkan peralatan budidaya, pemerintah desa juga memberikan bibit lele yang nantinya dapat dibesarkan dan dikembangkan oleh para kelompok pembudidaya.
“Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat dan bibit, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Harapannya, kelompok budidaya yang sudah ada bisa semakin berkembang dan menjadi contoh bagi warga lainnya,” katanya.
Menurutnya, program budidaya ikan lele di Desa Suradita bukanlah hal yang baru. Kegiatan tersebut telah berjalan sejak tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda. Pada masa itu, budidaya lele menjadi salah satu langkah yang dilakukan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.
“Awalnya program ini tumbuh saat pandemi Covid-19. Ketika banyak sektor terdampak, masyarakat bersama pemerintah desa berinisiatif mengembangkan budidaya ikan lele sebagai bagian dari ketahanan pangan. Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan dan terus berkembang,” ungkapnya.
Nurpahmi menilai, keberlangsungan program tersebut menjadi bukti bahwa sektor budidaya perikanan memiliki peluang yang menjanjikan apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
“Kami berharap budidaya ikan lele ini jangan berhenti di tengah jalan. Justru harus terus diperkuat, baik dari segi produksi, pemasaran maupun pengelolaannya. Pemerintah desa akan terus mendampingi dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap kelompok budidaya ikan lele dapat menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat Desa Suradita. Bahkan, program tersebut dinilai mampu membantu warga yang belum memiliki pekerjaan agar mendapatkan sumber penghasilan baru.
“Potensi budidaya lele ini sangat besar. Selain dapat memenuhi kebutuhan pangan, hasil panennya juga memiliki nilai ekonomi. Kami ingin masyarakat semakin mandiri, memiliki usaha produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya melalui budidaya ikan lele,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendorong berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
“Harapan kami ke depan, kelompok budidaya ikan lele semakin berkembang, semakin banyak warga yang terlibat, dan manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Suradita. Jika dikelola dengan baik, budidaya lele ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











