PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 1 Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggelar hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut diikuti para siswa baru yang berasal dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Pagedangan sebagai langkah awal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.
Pada hari pertama MPLS, para peserta langsung dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, ruang tata usaha, UKS hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya yang ada di SMPN 1 Pagedangan.
Selain mengenal lingkungan fisik sekolah, para siswa juga diperkenalkan dengan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut bertujuan agar para peserta didik baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman.
Kepala SMPN 1 Pagedangan Baehaki mengatakan, pelaksanaan MPLS tahun ini tetap mengusung konsep MPLS Ramah, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan disusun agar peserta didik baru merasa aman, nyaman, dan senang saat pertama kali memasuki lingkungan sekolah.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta didik baru mendapatkan pengalaman pertama yang menyenangkan di SMPN 1 Pagedangan. MPLS bukan ajang memberikan tekanan kepada siswa, melainkan menjadi sarana memperkenalkan budaya sekolah, tata tertib, karakter, serta nilai-nilai positif yang akan mereka jalankan selama menempuh pendidikan di sini,” ujar Baehaki kepada Bantenekspres.co.id, Senin 13 Juli 2026.
Ia menegaskan, seluruh guru, panitia, dan pendamping telah diberikan arahan agar menjalankan MPLS sesuai aturan tanpa adanya kegiatan yang mengarah pada perpeloncoan ataupun aktivitas di luar agenda resmi sekolah.
“Seluruh kegiatan sudah kami susun secara edukatif. Tidak ada kegiatan yang memberatkan siswa maupun tugas-tugas yang tidak berkaitan dengan tujuan MPLS. Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa percaya diri, gembira, dan merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 1 Pagedangan,” katanya.
Baehaki menjelaskan, selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik akan memperoleh berbagai materi penting, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, pengenalan ekstrakurikuler, organisasi sekolah, hingga pembiasaan budaya positif yang diterapkan di lingkungan sekolah.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin karena MPLS merupakan kewajiban bagi seluruh siswa baru. Dari kegiatan inilah mereka akan memahami bagaimana budaya belajar di SMPN 1 Pagedangan sekaligus mempersiapkan diri memasuki proses pembelajaran yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan kepada orang tua agar turut mendukung kelancaran kegiatan MPLS dengan memastikan kondisi kesehatan putra-putrinya sebelum mengikuti kegiatan di sekolah.
“Bagi peserta didik yang memiliki riwayat penyakit tertentu, kami meminta orang tua menyampaikan informasi tersebut kepada pihak sekolah dan melampirkan surat keterangan dokter. Dengan begitu, apabila sewaktu-waktu siswa mengalami gangguan kesehatan selama MPLS berlangsung, tim kesehatan sekolah dapat memberikan penanganan secara cepat dan tepat,” jelas Baehaki.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai kondisi kesehatan peserta didik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi seluruh siswa.
“Kami ingin seluruh peserta mengikuti MPLS dengan nyaman. Keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama sekolah. Oleh karena itu, kami mengajak orang tua dan sekolah untuk bersama-sama membangun komunikasi yang baik demi kelancaran pelaksanaan MPLS,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan










