PONDOK AREN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Polsek Pondok Aren terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Salat Subuh Keliling (Subling) berjamaah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Zainuddin Tamin, Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Perigi Lama, Kecamatan Pondok Aren, Rabu, 4 November 2026 dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 04.00 WIB tersebut diikuti dua personel Polsek Pondok Aren, yakni Aiptu Subhan Udin dan Aiptu Samsul Hairudin. Keduanya berbaur dengan masyarakat sekitar untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Anne Rose Agrippina Putri mengatakan, kegiatan Salat Subuh Keliling tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.
“Selain itu, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi serta menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara humanis,” ujarnya dalam keterangannya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif. Sallat Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polsek Pondok Aren untuk terus menjalin kedekatan dan mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, personel kepolisian dapat hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
“Melalui salat subuh keliling ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Jadi, kehadiran polisi bukan hanya ketika ada persoalan atau gangguan keamanan, tetapi juga bisa dirasakan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk dalam kegiatan ibadah bersama masyarakat,” jelasnya.
Anne mengaku, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi personel untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung dan humanis. Pihaknya mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, terciptanya situasi keamanan yang kondusif tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga lingkungan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini terbangun sinergi dan kepercayaan antara Polri dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, saling peduli, dan tidak ragu berkomunikasi dengan pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan,” tutupnya. (*)











