Raker SDN Larangan Selatan 3 Fokuskan Peningkatan Mutu Pembelajaran Siswa

Guru dan kepala sekolah SDN Larangan Selatan 3 foto bersama saat mengikuti kegiatan rapat kerja sekolah, Selasa 30 Juni 2026.

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Rapat Kerja (Raker) SDN Larangan Selatan 3 menjadi momentum untuk memperkuat arah pengembangan sekolah dalam menghadapi tahun pelajaran baru, Selasa 30 Juni 2026.

Kegiatan ini tidak hanya membahas penyusunan program kerja, tetapi juga mengevaluasi capaian sebelumnya sekaligus merumuskan langkah konkret guna meningkatkan kualitas pembelajaran kepada peserta pendidik.

Bacaan Lainnya

Kepala Sekolah SDN Larangan Selatan 3, Nurjaya, mengatakan rapat kerja harus menghasilkan keputusan yang benar-benar dapat diterapkan di lapangan, bukan sekadar menjadi dokumen administrasi. Menurutnya, setiap program yang disusun wajib berorientasi pada kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan saat ini.

“Raker bukan hanya agenda tahunan yang selesai setelah berita acara ditandatangani. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh program yang disepakati benar-benar dilaksanakan dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menjelaskan seluruh guru diajak mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan, mulai dari proses pembelajaran, penguatan karakter siswa hingga peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik.

“Keberhasilan sekolah adalah hasil kerja bersama, sehingga setiap guru memiliki tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Selain itu, Nurjaya menegaskan, perubahan dunia pendidikan menuntut sekolah untuk lebih adaptif terhadap berbagai tantangan. Oleh sebab itu, Raker dimanfaatkan sebagai ruang berdiskusi, menyampaikan gagasan, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi selama proses pembelajaran.

“Kalau ada kendala di kelas, jangan dipendam. Sampaikan dalam forum seperti ini agar menjadi bahan evaluasi bersama. Dari situlah biasanya muncul solusi yang lebih baik daripada mencari jalan keluar secara sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Ia juga menilai peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu prioritas utama sekolah. Menurutnya, kualitas pembelajaran akan berkembang apabila guru terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi pendidikan saat ini.

“Guru harus terus belajar. Jangan pernah merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki hari ini. Dunia pendidikan berubah sangat cepat, sehingga guru juga harus terus berkembang agar mampu memberikan pembelajaran terbaik kepada peserta didik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan budaya kolaborasi antarguru menjadi kekuatan penting dalam membangun sekolah yang berkualitas. Karena itu, setiap program yang telah dirancang diharapkan dijalankan secara bersama-sama dengan semangat saling mendukung dan saling menguatkan.

“Saya berharap setelah Raker selesai, semangat kebersamaan tidak ikut selesai. Justru setelah inilah pekerjaan besar dimulai. Kita buktikan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di sekolah,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari banyaknya penghargaan yang diraih, melainkan dari meningkatnya kualitas layanan pendidikan serta tumbuhnya karakter peserta didik. Ia optimistis seluruh warga sekolah mampu mencapai target tersebut apabila tetap menjaga kekompakan dan komitmen bersama.

“Target kami sederhana tetapi bermakna, yaitu menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu, pelayanan yang semakin baik, serta melahirkan peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan membanggakan sekolah,” pungkasnya (*)

Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait