Rencana aksi yang kedua adalah meningkatkan kuantitas. Rohman menyatakan Pengcab TI Kabupaten Tangerang akan mendorong penambahan jumlah atlet dengan memperbanyak unit-unit latihan taekwondo di sekolah-sekolah.
“Saat ini setiap ujian kenaikan tingkat (UKT) rata-rata pesertanya 1.700 atlet. Saya targetkan nantinya setiap UKT dapat diikuti 3.000 atlet lebih,” imbuh Rohman.
Rencana ketiga adalah meningkatkan perekonomian insan taekwondo. Dia menyatakan akan membentuk koperasi dengan anggotanya merupakan pelatih-pelatih taekwondo atau pemilik unit usaha di bidang taekwondo.
Muskab Pengcab TI Kabupaten Tangerang dihadiri Sekretaris Pengprov TI Banten Fiva Zabreno. Selain itu hadir pula Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu dan jajarannya serta Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Ali Marisan.
Eka Wibayu berharap ketua terpilih dan kepengurusannya terus melakukan pembinaan taekwondo di Kabupaten Tangerang sehingga lebih meluas.











