TANGERANG, BANTENEKSPRES CO.ID — Dr Warsito resmi dilantik menggantikan Dr Desri Arwen, sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) masa jabatan 2025–2029, Jumat, 25 September 2026. Diketahui, Dr Desri Arwen wafat pada 28 Agustus 2026.
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Bambang Setiaji, dalam sambutannya, mendorong UMT dibawah kepemimpinan Dr Warsito agar segera merumuskan regulasi yang jelas terkait penggunaan Artificial Intelligence (AI). Aturan ini dinilai penting untuk mengatur batasan penggunaan teknologi bagi dosen maupun mahasiswa di lingkungan akademik.
Ia menyoroti pesatnya perkembangan teknologi AI, di mana penulisan karya ilmiah seperti skripsi, tesis, hingga disertasi kini dapat diselesaikan dalam waktu singkat menggunakan kecerdasan buatan.
“Kami di majelis sekarang ini sedang memikirkan adanya teknologi AI, bagaimana kita menyikapi hal itu. Kami harapkan UMT membuat peraturan-peraturan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, baik dosen maupun mahasiswa,” ujar Prof Bambang dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, institusi pendidikan tinggi harus bersikap terbuka namun tetap tegas dalam menentukan porsi pemanfaatan AI.
Menurutnya, terdapat bagian-bagian tertentu yang dapat diserahkan kepada AI, tetapi ada pula ranah esensial yang harus murni dikerjakan oleh akal budi manusia sebagai insan akademik.
“Tolong dipikirkan mana yang terbuka saja, bagian mana yang boleh, bagian mana yang tidak boleh, sehingga kita bisa fair. Makanya itu, mana yang boleh, mana yang tidak boleh mohon dirumuskan di UMT,” tuturnya.
Meski menghadapi tantangan besar karena AI memiliki kemampuan berpikir yang dapat menjadi substitusi bagi dosen dan mahasiswa, PP Muhammadiyah melihat hal ini sebagai peluang bagi UMT untuk bertransformasi.
Dengan pengelolaan dan regulasi penugasan yang tepat, UMT bahkan berpotensi menyandang predikat sebagai AI-based university atau universitas berbasis kecerdasan buatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Prof Bambang juga menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor UMT yang baru, Dr Warsito, yang melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dari Dr Desri Arwen. Ia berpesan agar kepemimpinan yang dijalankan senantiasa berpedoman pada Al-Qur’an, Hadis, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Dr Warsito menegaskan, komitmennya untuk melanjutkan cita-cita besar almarhum Dr Desri Arwen demi membawa UMT kembali berjaya. Ia mengenang kembali semangat sosok almarhum Dr Desri Arwen, dalam memperjuangkan berdirinya Fakultas Kedokteran UMT di kampus tersebut.
“Semangat almarhum Dr Desri Arwen mewujudkan Fakultas Kedokteran. Dan alhamdulillah, Fakultas Kedokteran insyaallah sebentar lagi keluar SK-nya,” ujar Dr Warsito dalam sambutannya.
Warsito mengingatkan kembali pesan almarhum mengenai semboyan MUGA (Make UMT Great Again), yang dicetuskannya, karena UMT pernah mencatatkan masa kejayaan dengan jumlah mahasiswa mencapai 16.000 pada masanya.
“Beliau menyatakan, ‘Mari kita wujudkan UMT kembali besar.’ Makanya ada istilah MUGA, Make UMT Great Again. Karena UMT pernah besar. Mari kita wujudkan UMT kembali besar,” ungkap Warsito.
Dr Warsito menegaskan, UMT terus bergerak dalam adaptasi teknologi dengan mengintegrasikan sistem kampus yang dibantu oleh Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence / AI) melalui dukungan Biro Teknologi Sistem Informasi (BTSI). Tahapan awal sosialisasi penggunaan AI ini diterapkan kepada dosen dan tenaga kependidikan terlebih dahulu untuk mempercepat proses layanan.
Selain itu, pihak universitas melalui lembaga pengembangan pendidikan dan pengajaran akan segera menerbitkan regulasi resmi berupa panduan penggunaan AI bagi mahasiswa, termasuk aturan dalam pengerjaan tugas dan tugas akhir.
Ia juga menekankan untuk memperkuat tiga pilar, yaitu akidah, iman, doa, serta semangat kerja nyata yang dilandasi keikhlasan demi kesehatan akademik, umat, dan dakwah Muhammadiyah.
” Saat ini, UMT tercatat telah melaju pesat dengan pencapaian internal yang membanggakan. Di Kota Tangerang kini memiliki 11 program studi (prodi) unggul, PTKES unggul satu-satunya di Banten, memiliki 2 guru besar, 38 lektor kepala (LK), serta dukungan 130 tenaga dokter,” bebernya.
Warsito menyampaikan, pengembangan universitas ke depannya adalah mengarah pada universitas berkelas dunia (World Class University),l. Saat ini difokuskan pada Excellent Teaching University. Ia juga menargetkan fase Research University pada periode 2027 mendatang untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.
” Dari sisi penambahan dan terobosan program studi, UMT berencana membuka sekitar 2 prodi S3, 5 prodi S2, serta 3 hingga 5 prodi S1 baru. UMT saat ini telah masuk ke dalam pemeringkatan kelas dunia UI GreenMetric,” katanya.
Tidak berhenti di situ, kata Warsito, UMT juga tengah mempersiapkan diri menuju pemeringkatan Times Higher Education (THE), dengan target masuk pemeringkatan THE dalam 5 tahun ke depan.
Guna memastikan kepuasan mahasiswa, Dr Warsito menetapkan fokus utama dalam 6 bulan ke depan pada peningkatan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, seperti perpustakaan dan laboratorium.(*)
Reporter : Abdul Aziz










