Jarkasih menambahkan, pihaknya mewajibkan program Duta Ceria, bahkan Pada Ramadan tahun ini, SMPN 5 Tigaraksa menghadirkan inovasi dengan Salat Dhuha bersama dan Tadarus One Day One Juz yang dipimpin oleh peserta didik sendiri. Kreativitas juga turut diapresiasi melalui pembuatan karya seni kaligrafi yang dipandu oleh para guru rohis.
”Selain itu, ibadah rutin seperti Salat Zuhur berjamaah dan Salat Jum’at di masjid sekolah, menjadi bagian yang kita tidak pisahkan dari kegiatan Ramadan. Semua ini kita lakukan bertujuan untuk menguatkan koneksi spiritual peserta didik dengan Allah SWT, ”paparnya.
Ia menjelaskan, keseluruhan kegiatan Ramadan kali ini adalah menciptakan karakter peserta didik yang agamis, kreatif, dan mendalam dalam ilmu agama. Lebih dari sekadar rutinitas, Duta Ceria di SMPN 5 Tigaraksa membiasakan peserta didik untuk selalu melibatkan Allah dalam setiap aspek kehidupan mereka.
”Kita mengajak mereka untuk selalu dekat dan ingat Allah SWT, apalagi jika setiap kegiatan yang kita lakukan melibatkan Allah SWT maka akan terasa ringan. Jadi, saya harap siswa juga sama melakukan kegiatan belajar yang juga melibatkan Allah SWT,”tutupnya.(ran)











