Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Kipas Angin PT Desen Nusantara Anugrah di Pasar Kemis Tangerang

Kebakaran hebat melanda pabrik kipas angin PT Desen Nusantara Anugrah di Jalan Raya Pasar Kemis, Tangerang. 8 unit pemadam dikerahkan. Foto: BPBD Kabupaten Tangerang

PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebakaran besar dilaporkan melanda bangunan pabrik kipas angin milik PT Desen Nusantara Anugrah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis No. 82, Kelurahan Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat siang, 6 November 2026.

Berdasarkan laporan sementara dari Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tangerang, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang karyawan yang melihat kemunculan api di dalam area pabrik.

Bacaan Lainnya

Karyawan tersebut kemudian sigap melaporkan kejadian darurat melalui layanan Call Center 112 Kabupaten Tangerang pada pukul 11.20 WIB.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Pasar Kemis yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Unit Firedomm Pos Pasar Kemis tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) hanya dalam waktu singkat pada pukul 11.35 WIB, mengingat jarak tempuh dari pos sekitar 4,1 kilometer.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan pemadaman di lokasi masih terus berlangsung.

Sebanyak 8 unit kendaraan pemadam kebakaran yang melibatkan total 35 personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Adapun unsur pos yang diterjunkan dalam penanganan darurat ini meliputi, 2 Unit Mako 00 Curug (7 personel), 1 Unit Pos Pasar Kemis (5 personel), 1 Unit Pos Balaraja (5 personel), 1 Unit Pos Rajeg (5 personel), 1 Unit Pos Mauk (5 personel), 1 Unit Pos Sepatan (5 personel) dan 1 Unit dari unsur Koramil.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti timbulnya api di dalam pabrik.

Begitu pula dengan estimasi total kerugian material yang masih dalam proses pendataan seiring dengan berlangsungnya penanganan di lapangan.

Beruntung, dalam insiden darurat berstatus ‘Jaya 65’ ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka-luka (baik berat maupun ringan).

Tim gabungan masih berfokus penuh untuk melokalisir dan memadamkan seluruh titik api agar tidak merambat ke area sekitar. (*)

 

Pos terkait