SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Satu tahun kepemimpinan Bupati Serang dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah – Muhammad Najib Hamas, telah memasang 555 Penerangan Jalan Umum (PJU) di 20 kecamatan salah satunya di wilayah Rayon Cikande, sepanjang jalan Serang, dan kawasan wisata Anyer dan Cinangka.
Tidak hanya itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, telah melakukan pemeliharaan PJU sebanyak 1.025 unit atau 128 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Dishub Kabupaten Serang Benny Yuarsa mengatakan, selama satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang, telah dilakukan pemasangan PJU baru sebanyak 555 unit yang tersebar di 20 kecamatan khususnya di wilayah wisata pantai Anyer Cinangka.
“Kami juga telah melakukan pemeliharaan PJU di beberapa kecamatan juga, sebanyak 1.025 unit atau 128 persen dari target yang telah ditetapkan,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Benny mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya nyata Pemkab Serang, dalam menghadirkan pelayanan berdampak langsung ke masyarakat.
Menurutnya keberhasilan program ini juga tidak lepas dari upaya efisiensi, dan optimalisasi anggaran yang dilakukan oleh Pemkab Serang.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembangunan, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas. Kami tetap berupaya maksimal program, meskipun tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Dikatakan Benny, pihaknya juga telah melakukan pemasangan marka jalan sepanjang 17.190 meter, di kawasan krusial salah satunya seperti di lingkungan Pasar Baros.
Upaya ini diperkuat dengan pemasangan 116 rambu lalu lintas standar, dan penunjuk arah serta 20 unit Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ), yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kita juga sudah menempatkan personel di 21 titik rawan kemacetan pada jam sibuk, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, dalam mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik strategis,” ucapnya.
Selain itu, kata Benny, aspek keselamatan menjadi prioritas utama khususnya di perlintasan sebidang kereta api, dan pihaknya telah mengerahkan 75 petugas di 15 titik lokasi strategis, dengan capaian program mencapai 100 persen.
Ia berharap, program ini dapat terus didukung oleh masyarakat dengan menjaga fasilitas yang telah dibangun serta meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.
“Penjagaan perlintasan kereta api ini menjadi bentuk komitmen kami dalam melindungi nyawa masyarakat, alhamdulilah dampaknya sangat terasa dengan menurunnya angka kecelakaan secara signifikan. Kami mengajak seluruh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik,” tuturnya. (*)
Reporter : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id










