BPS Kota Serang Akan Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Seluruh Pelaku Usaha

BPS Kota Serang saat audiensi dengan Wali Kota Serang, Selasa 2 Juni 2026.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 mulai 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang. Pendataan tersebut akan menyasar seluruh pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta usaha berbasis digital yang selama ini belum seluruhnya terdata.

Kepala BPS Kota Serang, Tri Cahyo Purnamo, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi yang berlangsung di Kota Serang. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi daerah.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya ingin mendapatkan data seluruh kegiatan ekonomi yang ada di Kota Serang, dari mulai sektor pertanian, industri, konstruksi, perdagangan sampai jasa-jasa,” kata Cahyo usai audiensi dengan Wali Kota Serang, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, sensus kali ini tidak hanya menyasar usaha yang memiliki lokasi fisik, tetapi juga berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di ruang digital. Perkembangan teknologi membuat banyak pelaku usaha menjalankan bisnis dari rumah maupun melalui platform daring sehingga sulit teridentifikasi dalam pendataan konvensional.

Karena itu, BPS berupaya memastikan seluruh bentuk usaha dapat masuk dalam pendataan, termasuk toko online, kreator konten, hingga pelaku usaha yang memanfaatkan media digital sebagai sumber penghasilan.

“Karena tidak kelihatan usahanya. Kita tidak tahu di rumah itu ada usaha apa, padahal sebenarnya ada peredaran uang di situ. Bisa saja YouTuber, toko online, atau konten kreator,” ujarnya.

Untuk melaksanakan sensus tersebut, BPS Kota Serang menyiapkan 529 petugas yang akan disebar ke enam kecamatan dan 67 kelurahan. Petugas akan melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi rumah maupun lokasi usaha masyarakat.

Cahyo berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

Ia menjelaskan, semakin lengkap data yang terkumpul, semakin akurat pula gambaran kondisi perekonomian Kota Serang yang dapat disajikan. Hasil sensus tersebut nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Serang sebagai bahan perencanaan pembangunan.

“Insya Allah setelah selesai dan hasilnya kami sampaikan kepada Pak Wali, data perekonomian Kota Serang akan semakin valid dan semakin terkini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Cahyo menilai pendataan usaha digital berpotensi meningkatkan cakupan data ekonomi daerah. Sebab, masih banyak aktivitas usaha berbasis daring yang belum masuk dalam perhitungan statistik resmi.

“Banyak usaha online yang selama ini belum kita cover. Nanti kalau sudah kita cover itu insya Allah bisa menambah produk domestik regional Kota Serang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait