SOLEAR,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kecamatan Solear melakukan launching dan peresmian Bank Sampah Besti Cikuya 5 sebagai langkah nyata dalam menghadapi persoalan sampah dari lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan memiliki nilai ekonomi bagi warga.
Peresmian Bank Sampah Besti Cikuya 5 dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader lingkungan, serta masyarakat Desa Cikuya yang antusias mendukung program pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar mengatakan, kehadiran Bank Sampah Besti Cikuya 5 bukan hanya sekadar tempat pengumpulan sampah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah saja, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, Bank Sampah Besti Cikuya 5 hadir sebagai solusi nyata dari lingkungan masyarakat untuk masyarakat itu sendiri,” ujar Rizkia Nurul Fajar kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 21 Mei 2026.
Ia menuturkan, masyarakat diajak mulai memilah sampah dari rumah tangga agar sampah yang selama ini dianggap tidak berguna dapat memiliki manfaat dan nilai ekonomi.
“Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa sampah bukan sesuatu yang harus dibuang begitu saja. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi berkah, menjadi tabungan, bahkan membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya.
Menurutnya, pengelolaan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting untuk mengurangi volume sampah liar yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.
“Melalui bank sampah ini, warga diajak untuk memilah sampah sejak dari rumah, mengelolanya secara bijak, lalu memanfaatkan kembali agar memiliki nilai guna. Ini adalah gerakan kecil, tetapi dampaknya sangat besar bagi lingkungan,” ungkapnya.
Rizkia juga berharap, Bank Sampah Besti Cikuya 5 dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Solear dalam membangun budaya peduli lingkungan.
“Saya berharap keberadaan Bank Sampah Besti Cikuya 5 mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan lebih sehat dan nyaman,” ucapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kunci utama keberhasilan program ini adalah konsistensi dan kebersamaan masyarakat. Jangan hanya semangat di awal, tetapi harus terus dijalankan secara berkelanjutan,” tegas Rizkia.
Dalam kesempatan itu, Camat Solear juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah masing-masing.
“Lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari aksi nyata kita sehari-hari. Mari kita mulai dari hal sederhana, yakni memilah sampah dari rumah. Kalau dilakukan bersama-sama, dampaknya akan luar biasa,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan








