CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Persiapan cabang olahraga bulutangkis Kota Tangsel jelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 terus dimatangkan. Sebanyak 20 atlet telah dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi tersebut.
Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tangsel Mahpudin Joey mengatakan, persiapan atlet sebenarnya sudah berjalan sejak lama melalui berbagai kejuaraan dan program latihan rutin.
“Persiapan sudah berjalan lama. Atlet kita juga rutin ikut sirkuit nasional yang digelar hampir setiap bulan. Jadi bukan hanya untuk Porprov, tapi memang pembinaan berkelanjutan,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 5 Mei 2026.
Mahpudin menambahkan, dari total 20 atlet yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri, nantinya akan diseleksi menjadi 16 atlet terbaik untuk memperkuat tim, masing-masing delapan atlet putra dan delapan atlet putri.
“Kuota kita mengacu pada sistem seperti di PON, jadi diambil delapan putra dan delapan putri untuk tim beregu,” tambahnya.
Untuk kategori usia, Porprov Banten menetapkan batas kelahiran minimal tahun 2005, namun atlet kelahiran 2006 dan 2007 juga masih diperbolehkan tampil.
Dalam proses pembinaan, sejumlah atlet diketahui telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Mereka kerap menjadi finalis bahkan juara di sirkuit nasional dan juga tampil konsisten hingga babak final di berbagai kejuaraan.
“Alhamdulillah atlet kita banyak yang sudah berprestasi di tingkat nasional, sering naik podium,” jelasnya.
Dari sisi latihan, para atlet menjalani program intensif di klub masing-masing, seperti klub besar Candra Jaya dan klub Palapa, dengan jadwal latihan pagi dan sore. Selain itu, tim juga menggelar pemusatan latihan bersama secara rutin.
“Kalau ada training camp (TC), kita kumpul tiga kali dalam seminggu untuk menyamakan program,” ungkapnya.
Pada Porprov sebelumnya, tim bulutangkis Kota Tangsel berhasil meraih dua medali emas. Untuk Porprov mendatang, target yang dipasang meningkat. “Target kita empat sampai lima medali emas, meskipun total yang diperebutkan hanya tujuh medali emas,” ungkapnya.
Meski demikian, persaingan diprediksi akan ketat. Sejumlah daerah seperti Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Serang dinilai menjadi lawan yang patut diwaspadai.
“Semua daerah kuat, terutama Kota Serang di nomor perorangan. Jadi kita harus benar-benar siap,” tutupnya. (*)
Reporter : Tri Budi










