TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Mahasiswi berinisial A.A.T diduga jadi korban pelecehan seksual. A.A.T jadi korban perekaman kamera (Candid Camera) oleh rekannya saat mandi di tempat kos, Selasa, 5 Mei 2026.
Peristiwa bermula saat korban tengah berada di kos milik rekannya, A.M.S. Menjelang waktu azan Magrib, korban kemudian menggunakan kamar mandi umum yang biasa dipakai oleh para penghuni kos.
Namun, di tengah aktivitasnya, korban dikejutkan oleh keberadaan sebuah telepon genggam jenis iPhone yang terlihat mengarah ke area kamar mandi dan diduga sedang merekam. Menyadari hal tersebut, korban spontan berteriak histeris dan bergegas keluar untuk meminta pertolongan.
Dalam kondisi panik, korban langsung menggedor kamar mandi yang berada tepat di sebelah lokasi munculnya ponsel tersebut, karena perangkat diduga berasal dari ruang tersebut. Teriakan korban sontak mengundang perhatian penjaga kos, warga sekitar, serta pacar terduga pelaku yang kemudian mendatangi lokasi.
Terduga pelaku diketahui berinisial F.A.F. Di lokasi kejadian, ia sempat membantah tuduhan dan mengaku tidak membawa ponsel ke dalam kamar mandi. Namun, kecurigaan meningkat ketika pelaku justru berupaya menutup pintu dari dalam saat diminta keluar oleh penjaga kos.
Penjaga kos akhirnya mengancam akan mendobrak pintu. Tak lama kemudian, pelaku keluar, namun tetap bersikeras tidak membawa ponsel. Korban bersama saksi dan penjaga kos kemudian melakukan pencarian dan menemukan sebuah ponsel yang sesuai dengan ciri-ciri perangkat yang sebelumnya terlihat mengarah ke kamar mandi korban.
Setelah ponsel ditemukan, pelaku kembali mengubah pernyataannya, mengaku membawa ponsel namun hanya meletakkannya di atas. Ia juga menolak membuka galeri ponselnya dan kemudian melarikan diri dari lokasi.(*)
Reporter: Dani mukarom










