TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Anggota DPR RI, Wahidin Halim (WH), mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera merealisasikan pelebaran Jalan KH Hasyim Asy’ari, Kota Tangerang.
WH mengungkapkan, kemacetan parah kerap terjadi di ruas jalan tersebut, terlebih dengan beroperasinya Asrama Haji Cipondoh sebagai embarkasi perdana tahun ini.
Menurutnya, rencana pelebaran jalan tersebut sudah ada sejak lama dan kini tinggal menunggu eksekusi nyata dari pemerintah daerah.
Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan, bahwa konsep pelebaran jalan hingga ke wilayah Ciledug sebenarnya sudah direncanakan sejak masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Banten. Ia menyebutkan beberapa titik krusial, seperti perempatan Gondrong dan akses Cipondoh, merupakan hasil inisiasi yang ia lakukan namun belum terselesaikan sepenuhnya lantaran habis masa jabatannya.
“Konsepnya memang sudah ada dulu pelebaran, tinggal laksanakan saja, programkan sekarang. Sampai ke Ciledug dilebarkan. Gubernur sekarang itu kan warga Ciledug,” ujar Wahidin dengan gaya bicaranya yang khas, saat ditemui, Selasa, 5 Mei 2026.
WH menegaskan, tahun ini adalah momentum yang tepat untuk mengeksekusi rencana yang sempat tertunda tersebut.
“Sudah dari dulu pelebaran sudah ada konsepnya, sudah ada rencananya, tinggal pelaksanaannya harus direalisasi,” tegasnya.
Pelebaran Jalan KH Hasyim Asy’ari dinilai mendesak, mengingat status jalur tersebut sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan Kota Tangerang dengan wilayah sekitarnya, yang beban kendaraannya semakin meningkat setiap tahunnya.
Ia menekankan, masyarakat perlu mengetahui sejarah pembangunan di wilayah tersebut agar pembangunan berkelanjutan tetap terjaga.
“Zaman saya kan daerah Gondrong sudah, itu saya yang lebarin, tapi saya enggak keburu tuntasin, baru di situ aja. Kan yang Cipondoh saya yang ‘nembak’ (buka jalur) itu. Tulis tulis, biar orang tahu. Gondrong itu perempatan saya yang buka jalur,” tegasnya lagi.
WH menambahkan, keberadaan Asrama Haji Cipondoh yang kini menjadi pusat mobilisasi jemaah, ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada gedung, tetapi juga aksesibilitas di sekitarnya. Ia menyarankan pembukaan jalan alternatif untuk memecah penumpukan kendaraan.
“Itu yang pertama harus ada jalan keluar ke sana tuh, dari arah Poris ke Cipondoh. Buka jalan juga, jangan dibikin pasar,” tambahnya.
Ia juga mendorong fasilitas Asrama Haji Banten agar terus dilakukan evaluasi. Menurutnya, kekurangan fasilitas yang ada harus segera dilengkapi agar pelayanan jemaah haji semakin optimal ke depannya.(*)
Reporter : Abdul Aziz









