Kritik Keras Gaya Bicara Mahasiswa Bernama Tiyo, Jubir Gerindra Tangerang: Malu-maluin, Minta Maaf ke Prabowo!

Jubir Gerindra Kabupaten Tangerang Iskandar kritik keras gaya bicara mantan Ketua BEM UGM Tiyo saat mengkritik Prabowo. Dinilai tidak sopan, Tiyo didesak segera minta maaf! Foto: Tangkapan layar video kiriman Jubir Gerindra Kabupaten Tangerang

PAKUHAJI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Juru Bicara (Jubir) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Tangerang Iskandar melayangkan kritik menohok terhadap seorang mahasiswa bernama Tiyo (Mantan Ketua BEM UGM).

Kritik ini disampaikan menyusul gaya bicara dan penyampaian Tiyo yang dinilai tidak mencerminkan nilai akademis seorang mahasiswa saat mengkritik Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

​Melalui sebuah unggahan video dari dalam kendaraan, Iskandar mengecam keras perilaku Tiyo yang dianggap kelewat batas dan tidak sopan kepada tokoh bangsa yang lebih tua.

​”Gua biar orang kampung, gua pernah jadi mahasiswa. Tapi dengan cara gaya bicara lu, malu! Malu! Sekali lagi malu! Itu bukan pinter Yo, itu keblinger,” ujar Iskandar dengan nada kecewa dikutip Jumat, 19 Juni 2026.

​Menurut Iskandar, Prabowo Subianto adalah sosok orang tua sekaligus pemimpin yang ramah dan sabar dalam menanggapi berbagai hal.

Ia menilai kata-kata yang dilontarkan oleh Tiyo sudah tidak terkendali dan mencederai nilai-nilai kesopanan.

​Iskandar juga mempertanyakan dasar dari aksi teriak-teriak yang kerap mengatasnamakan pembelaan terhadap rakyat kecil.

Sebagai pria asal Benteng, Tangerang, Iskandar mengaku telah mengonfirmasi langsung kondisi di lapangan kepada berbagai elemen masyarakat bawah terkait kepemimpinan Prabowo.

​”Abang bertanya kepada petani, petani bersyukur dipimpin oleh Pak Prabowo. Abang bertanya ke nelayan, nelayan bersyukur dipimpin oleh Pak Prabowo. Abang bertanya ke tukang ojek, tukang ojek juga senang,” jelas pria yang juga merupakan warga Pakuhaji, Kabupaten tersebut.

​Ia menambahkan, bahkan pengemudi ojek pun tidak ada yang bersikap sekasar Tiyo.

Di akhir pernyataannya, Iskandar mendesak agar Tiyo segera menyadari kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Prabowo Subianto.(*)

Pos terkait