TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Pelajar Kota Tangerang resmi ditutup pada Kamis, 18 Juni 2026. Acara penutupan yang berlangsung khidmat di panggung utama gelaran Festival Al A’ zhom yang dilangsungkan di Masjid Raya Al-A’zhom, menandai berakhirnya kompetisi.
Diketahui, MTQ tingkat Pelajar Kota Tangerang ini perdana digelar pada tahun 2026. Hasilnya, pada cabang Tilawah Al-Qur’an kategori Tilawah Putra, terbaik pertama diraih oleh Ibnu Abdillah Izza yang merupakan siswa MI Darul Hikmah, Kecamatan Neglasari. Peringkat terbaik II diraih oleh Muhammad Ali Mumtaz Almuaiqily, siswa Mi Al Mubarok, Kecamatan Pinang dan terbaik III diraih oleh Muhammad Hadana Robbi, siswa SMPN 14 Kota Tangerang.
Kemudian pada kategori Tilawah Putri, terbaik pertama diraih oleh Kanaya Putri Ramadhani, siswa dari MTs Al Islamiyyah, Kecamatan Ciledug. Pada peringkat terbaik II diraih oleh Jibita Maharani yang merupakan siswa SMPN 22 Kota Tangerang, dan terbaik III diraih olehHafzah Jannatul Ziyadh, siswa SDN Gbang Raya I, Kecamatan Periuk.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, KH Zuhri Fauzi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan MTQ tingkat pelajar yang perdana dilaksanakan.
Menurutnya, antusiasme para pelajar yang ikut serta menunjukkan bahwa kecintaan generasi muda terhadap Al-Quran di Kota Tangerang terus meningkat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ tingkat Pelajar tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses,” kata KH Zuhri saat ditemui, di Masjid Raya Al-A’zhom, Jumat, 19 Juni 2026.
“Kami melihat potensi yang sangat luar biasa dari para peserta. Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah syiar Islam dan pembentukan karakter generasi muda yang Qurani,” sambungnya.
KH Zuhri Fauzi menuturkan, bahwa LPTQ Kota Tangerang berkomitmen untuk tidak melepaskan begitu saja para juara maupun peserta yang potensial. Pihaknya telah menyiapkan program pembinaan berkelanjutan guna mempersiapkan mereka menghadapi ajang yang lebih tinggi.
“Jadi para pelajar ini dari berbagai cabang perlombaan akan langsung masuk ke dalam program pembinaan khusus oleh LPTQ untuk terus mengembangkan potensinya,” ujarnya.
Melalui seleksi ketat di tingkat pelajar ini, lanjut KH Zuhri, pihaknya optimistis dapat menyaring bibit-bibit unggul untuk mewakili Kota Tangerang di ajang MTQ tingkat Provinsi Banten mendatang.
Ia menambahkan, kompetisi tahun ini menunjukkan bahwa sebaran bakat qari, qariah, hafiz, dan hafizah tidak lagi didominasi oleh wilayah tertentu, melainkan sudah merata di seluruh kecamatan di Kota Tangerang.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang, Kementerian Agama, para guru pendamping, serta orang tua yang terus mendukung anak-anaknya untuk mencintai dan mendalami Al-Quran di Kota berakhlakul Karimah ini. Kita terus semangat membumikan Al-Quran di kota ini,” ucap KH Zuhri
“Diharapkan semangat mengaji dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran ini tidak berhenti seiring ditutupnya MTQ. Justru ini harus menjadi momentum bagi sekolah-sekolah dan orang tua untuk terus memotivasi anak-anak kita agar menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup sehari-hari,” tutupnya.(*)











