LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, terus berupaya meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan generasi muda melalui layanan Posyandu Remaja. Program ini hadir sebagai sarana bagi para remaja untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis sekaligus memperoleh berbagai informasi penting terkait kesehatan.
Posyandu Remaja Desa Bojong Kamal menjadi wadah yang terbuka bagi seluruh remaja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi agar para remaja memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Berbeda dengan posyandu pada umumnya yang lebih banyak melayani balita dan ibu hamil, Posyandu Remaja difokuskan untuk menjawab kebutuhan kesehatan kalangan remaja. Melalui program ini, para peserta dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatan, mendapatkan penyuluhan, hingga berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan dan dokter yang bertugas.
Kepala Desa Bojong Kamal Haerul Ikhwan mengatakan, bahwa keberadaan Posyandu Remaja merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kesehatan generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan di masa depan.
“Remaja merupakan aset penting bagi desa. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama. Melalui Posyandu Remaja ini, kami ingin memberikan akses pelayanan kesehatan yang mudah, gratis, dan bermanfaat bagi seluruh remaja di Desa Bojong Kamal,” ujar Haerul Ikhwan kepada Banteneskpres.co.id, Jumat 19 Juni 2026.
Menurutnya, masih banyak remaja yang menganggap sepele persoalan kesehatan. Padahal, berbagai gangguan kesehatan dapat dicegah apabila dilakukan pemeriksaan sejak dini dan dibarengi dengan pola hidup sehat.
“Kesadaran untuk memeriksakan kesehatan perlu dibangun sejak usia remaja. Jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru memeriksakan diri. Dengan adanya Posyandu Remaja, mereka bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat,” katanya.
Haerul menjelaskan, Posyandu Remaja juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan para remaja mengenai kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Berbagai informasi yang diberikan diharapkan mampu membantu remaja mengambil keputusan yang baik terkait kesehatan mereka.
“Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, di sini para remaja juga bisa mendapatkan informasi yang benar mengenai kesehatan. Mereka dapat bertanya langsung kepada tenaga kesehatan sehingga tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu benar yang beredar di media sosial maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Haerul mengungkapkan bahwa para remaja juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter terkait berbagai keluhan kesehatan yang dialami. Dengan demikian, mereka dapat mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dirasakan sekaligus memperoleh arahan mengenai langkah penanganannya.
“Kami ingin para remaja merasa nyaman untuk berkonsultasi. Jika ada keluhan kesehatan, mereka bisa menyampaikan langsung kepada dokter dan tenaga kesehatan. Dengan begitu, mereka mendapatkan informasi yang tepat mengenai kondisi yang dialami dan bagaimana cara menanganinya,” ungkapnya.
Ia berharap, keberadaan Posyandu Remaja dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh remaja di Desa Bojong Kamal. Menurutnya, kesehatan merupakan investasi penting yang harus dijaga sejak usia muda agar dapat mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan bersosialisasi secara optimal.
“Kami mengajak seluruh remaja Desa Bojong Kamal untuk aktif memanfaatkan Posyandu Remaja. Pelayanan ini gratis dan sangat bermanfaat. Jangan ragu untuk datang melakukan pemeriksaan kesehatan maupun berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kesehatan adalah modal utama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegas Haerul.
Melalui Posyandu Remaja, Pemerintah Desa Bojong Kamal berharap dapat menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, serta memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Program ini juga menjadi salah satu upaya desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya kalangan remaja,” tutupnya. (*)









