BENDA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Benda, Kota Tangerang menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) di Aula Kantor Kecamatan Benda, Sabtu 20 Juni 2026. Forum tertinggi MUI tingkat kecamatan tersebut menjadi ajang evaluasi kepengurusan sekaligus penyusunan program kerja baru untuk lima tahun ke depan.
Muscam yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB itu dihadiri Ketua Umum MUI Kota Tangerang KH Ahmad Baijuri, Camat Benda Saiful Ulum, unsur Forkopimcam (TNI-Polri), pengurus organisasi kemasyarakatan, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat.
Dalam musyawarah tersebut, kepengurusan MUI Kecamatan Benda periode 2021-2026 yang dipimpin KH Faturahman Yusuf resmi berakhir. Forum kemudian menetapkan Ustaz Alwi Jupri, S.Sos sebagai Ketua MUI Kecamatan Benda masa khidmat 2026-2031.

Camat Benda Saiful Ulum mengatakan Muscam merupakan forum strategis untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, menyusun program kerja, serta memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan pengabdian kepada umat.
“Muscam ini menjadi momentum untuk menjadikan MUI Kecamatan Benda lebih baik lagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada MUI yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kemaslahatan umat di Kecamatan Benda,” ujar Saiful Ulum.
Menurutnya, sinergi ulama dan umara sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Mulai dari maraknya judi online, pinjaman online ilegal hingga praktik bank keliling yang kerap menjerat masyarakat dengan bunga tinggi.
“Peran ulama sangat penting untuk mengajak umat tetap bersatu, saling peduli, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai praktik yang bertentangan dengan ajaran agama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Tangerang KH Ahmad Baijuri menegaskan bahwa MUI harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pemerintah sekaligus pembimbing umat. Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepengurusan yang solid dan mampu menjawab persoalan keumatan.
“MUI tidak boleh hanya hadir saat ada kegiatan seremonial. MUI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga akidah, membina umat, serta memberikan solusi terhadap persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat,” tegas KH Ahmad Baijuri.
Ia berharap kepengurusan baru MUI Kecamatan Benda dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan penuh keberkahan. (***)











