Semangat Emansipasi Wanita, Politisi Gerindra ini Ajak Emak-Emak Melek Keuangan

Semangat Emansipasi Wanita, Politisi Gerindra ini Ajak Emak-Emak Melek Keuangan
Annisa Mahesa, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II berdialog dengan emak-emak. Foto for Bantenekspres.co.id

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Teladani pahlawan Nasional RA Kartini, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, mendorong peningkatan literasi keuangan bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

Hal itu disampaikan Annisa saat menggelar kegiatan reses di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, yang diisi dengan edukasi pengelolaan keuangan keluarga.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, semangat emansipasi di era modern tidak hanya berkaitan dengan kesetaraan akses pendidikan, tetapi juga kemandirian ekonomi perempuan.

“Peran ibu sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Dengan literasi keuangan yang baik, ibu-ibu bisa mengatur pengeluaran, menghindari utang konsumtif, dan menyiapkan masa depan keluarga,” ujar Annisa dalam keterangannya, Kamis 30 April 2026.

Ia menekankan pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung sebagai fondasi ketahanan ekonomi rumah tangga.

Di tengah maraknya penipuan keuangan, Annisa juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap investasi ilegal dan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan.

Dalam sesi dialog, warga Kelurahan Sukawana turut berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan. Salah satu ibu rumah tangga mengaku memanfaatkan pinjaman dari PT Permodalan Nasional Madani melalui program Mekaar untuk kebutuhan pribadi sekaligus mendukung usaha kecil di rumah.

Menanggapi hal tersebut, Annisa menyebut akses pembiayaan seperti program Mekaar dapat menjadi peluang positif jika dimanfaatkan secara bijak dan produktif.

“Pinjaman tidak harus dihindari sepenuhnya, selama digunakan untuk hal produktif, seperti menambah modal usaha atau meningkatkan penghasilan keluarga. Yang penting adalah perencanaan matang dan komitmen mengembalikan tepat waktu,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola pinjaman agar tidak menjadi beban di kemudian hari. Dengan pengelolaan yang tepat, akses pembiayaan justru dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi keluarga.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif warga yang menyampaikan berbagai tantangan dalam mengatur keuangan rumah tangga.

Annisa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan dan program yang memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan. (*)

Pos terkait