SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, menyoroti proses pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang.
Dalam dialog bersama warga, muncul pertanyaan terkait mekanisme pencairan BLT serta kaitannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Annisa menegaskan bahwa penyaluran BLT tetap berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengalami perubahan kebijakan. Ia memastikan bantuan tersebut tidak berkaitan dengan program lain.
“BLT tetap disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. Tidak ada pengalihan karena adanya program lain,” tegasnya dalam dialog itu, Kamis 30 April 2026.
Ia menjelaskan, program MBG memiliki sasaran berbeda, yakni pemenuhan gizi bagi siswa sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Menurutnya, kedua program tersebut dirancang untuk saling melengkapi dalam memperkuat perlindungan sosial.
“MBG dan BLT adalah dua program berbeda dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. MBG fokus pada pemenuhan gizi, sementara BLT membantu dari sisi daya beli,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Annisa juga menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar penyaluran bantuan. Ia mengingatkan pembaruan data kependudukan dan verifikasi di tingkat daerah menjadi faktor krusial agar bantuan tepat sasaran.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak ragu mencari informasi melalui kanal resmi atau berkoordinasi dengan aparat kelurahan maupun dinas terkait jika mengalami kendala dalam proses pencairan.
Lebih lanjut, Annisa menyampaikan bahwa pelaksanaan bantuan sosial ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan ketepatan sasaran, transparansi, dan keberlanjutan program.
Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif warga yang menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi ekonomi dan akses bantuan sosial.
Annisa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan dapat dirasakan secara merata.
“Masukan dari masyarakat sangat penting bagi kami untuk memastikan kebijakan tetap relevan dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)










