SETU,BANTENEKSPRES.CO.ID – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Tangsel tidak hanya diisi kegiatan hiburan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendorong program strategis di sektor ketenagakerjaan, khususnya pelatihan mekanik kendaraan listrik.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Tangsel Marhadi mengatakan, tema May Day tahun ini yang mengusung transisi energi harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Salah satunya melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja di bidang kendaraan listrik.
“Ke depan kita dorong pelatihan-pelatihan, terutama mekanik motor listrik. Ini potensi besar karena kendaraan listrik akan terus berkembang,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID beberapa waktu lalu.
Marhadi menjelaskan, saat ini masih banyak kendaraan listrik, khususnya sepeda motor, yang hanya dijual tanpa didukung layanan perbaikan yang memadai. Kondisi tersebut membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Selama ini motor listrik rusak kadang tidak diperbaiki karena tidak ada mekaniknya. Ini peluang, bisa jadi sumber penghasilan,” tambahnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut bisa menyasar lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) jurusan elektro hingga sarjana teknik elektro, dengan menggandeng dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
“Lulusan SMK atau sarjana elektro bisa kita siapkan. Setelah lulus, sudah ada wadahnya, tidak perlu bingung mencari pekerjaan,” jelasnya.
Program pelatihan ini diharapkan dapat disinergikan bersama APINDO dan Pemkot Tangsel melalui Dinas Ketenagakerjaan, termasuk dalam hal dukungan anggaran dan penyediaan sarana pelatihan.
“Kita bisa usulkan ke Dinas Ketenagakerjaan agar ada bantuan alat pelatihan. Misalnya setelah pelatihan, peserta dibekali peralatan untuk membuka usaha,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Marhadi juga mendorong keterlibatan para pengusaha untuk mendukung pembukaan bengkel atau workshop kendaraan listrik, sehingga ekosistem industri baru dapat terbentuk.
“Kalau tenaga ahlinya sudah ada, pengusaha pasti tertarik. Tinggal kita bangun ekosistemnya, dari pelatihan sampai peluang usahanya,” tuturnya.
Ia optimistis, dengan tren global yang mulai beralih dari bahan bakar minyak ke energi listrik, peluang usaha di sektor ini akan terus berkembang.
“Dengan kondisi global dan harga BBM yang terus naik, masyarakat akan beralih ke listrik. Ini peluang besar yang harus kita tangkap,” tutupnya. (*)
Reporter : Tri Budi











