RAJEG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang bersama tokoh agama menyatakan dukungan penuh terhadap program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Banten.
Program ini dinilai sebagai solusi konkret dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta menekan angka kenakalan remaja.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Agus Supriyatna mengungkapkan, kehadiran polisi di sekolah bukan sekadar fungsi pengawasan, melainkan bentuk kepedulian yang humanis untuk membangun karakter siswa.
Menurut Agus, program ini sangat relevan dengan tantangan generasi saat ini, terutama dalam menghadapi isu kekerasan, tawuran, hingga praktik perundungan (bullying).
“Dinas Pendidikan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Banten. Program ini adalah langkah nyata yang tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kesadaran hukum bagi anak didik kami,” ujar Agus dalam keterangannya dikutip, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia juga menambahkan, langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026, tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.
“Ketika guru mengajar dengan ilmu, maka kehadiran kepolisian memperkuat dengan keteladanan disiplin. Ini adalah sinergi yang menjadi kebutuhan nyata,” tegasnya.
Senada dengan pemerintah, dukungan juga datang dari kalangan pesantren. Pengasuh Pesantren Technopreneur As Shofa Rajeg Gus Nur Rohman menyatakan kebanggaannya atas program Polisi Peduli Pendidikan Polda Banten.
Ia menyoroti maraknya ancaman eksternal yang saat ini menghantui para pelajar, mulai dari bahaya narkoba hingga fenomena geng motor yang meresahkan masyarakat.
“Kita harus dukung sepenuhnya Pak Kapolda beserta jajaran. Hari ini bullying, narkoba, dan geng motor sudah sangat merusak generasi kita. Program Polisi Peduli Pendidikan akan memberikan kontribusi nyata bagi masa depan agama, nusa dan bangsa,” tutur Nur Rohman.
Melalui kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua dan kepolisian, diharapkan program ini dapat menekan angka tawuran dan perilaku menyimpang secara preventif.
Lalu, menciptakan pelajar yang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga taat hukum dan dapat menjangkau seluruh satuan pendidikan di wilayah Banten secara merata.
Dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, program Polisi Peduli Pendidikan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun peradaban pendidikan yang bermartabat dan berorientasi pada masa depan bangsa. (*)











