CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel terus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Diketahui, pada November 2026 Kota Tangsel akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar di Provinsi Banten.
Kepala Dispora Kota Tangsel Mukroni mengatakan, sejak dirinya dilantik, pihaknya langsung melakukan konsolidasi internal serta koordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk KONI dan cabang olahraga (cabor).
“Saya langsung melakukan konsolidasi secara internal dengan pegawai di Dispora, kemudian eksternal bersama KONI dan cabor. Fokus utama kami saat ini adalah persiapan Porprov,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 28 April 2026.
Mukroni menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menggodok keputusan wali kota yang diselaraskan dengan kebutuhan KONI, serta menjalankan tahapan finalisasi berbagai persiapan.
Selain itu, Dispora juga tengah menyiapkan launching Porprov yang akan ditandai dengan peluncuran maskot dan jingle yang sudah dirancang. “Kami juga sudah melakukan pengecekan prasarana venue-venue yang akan digunakan sebagai lokasi pertandingan,” tambahnya.
Terkait venue, Dispora berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk dinas terkait seperti Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Pariwisata. Beberapa fasilitas saat ini sudah mulai dibangun, sementara lainnya masih dalam tahap perencanaan.
“Untuk venue, ada yang dibangun dari awal seperti voli pantai dan sepatu roda. Ada juga yang direnovasi. Pembangunan ini dilakukan oleh Dinas Cipta Karya,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah fasilitas seperti lapangan panahan dan arena sepatu roda sudah dalam tahap desain dan direncanakan mulai dibangun setelah proses lelang pada Juli mendatang.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Mukroni menegaskan seluruh persiapan akan dikebut. “Waktu kita tinggal beberapa bulan lagi, jadi tidak bisa santai. Semua harus dipercepat,” tegasnya.
Untuk jumlah cabang olahraga, saat ini disepakati sebanyak 52 cabor, namun masih bersifat tentatif. Pasalnya, KONI Banten mengusulkan penambahan tiga cabang olahraga.
“Jadi kemungkinan jumlahnya bisa antara 52 sampai 55 cabor,” ungkapnya.
Sementara itu, maskot Porprov disebut sudah siap dan tinggal menunggu persetujuan pimpinan sebelum diluncurkan secara resmi.
“Maskot sudah jadi, tinggal menunggu persetujuan pimpinan. Nanti akan disampaikan saat launching,” ujarnya.
Rencananya, launching Porprov akan digelar pada acara Car Free Day pada 3 Mei. Di sisi anggaran, Mukroni mengakui adanya keterbatasan, dengan total anggaran sekitar Rp16 miliar. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya maksimal dengan menggandeng berbagai pihak.
“Ini memang soal efisiensi anggaran. Kita tetap koordinasi dengan cabor-cabor,” ungkapnya.
Untuk venue, sebagian besar akan memanfaatkan fasilitas milik pemerintah maupun swasta. Jika ada venue yang belum memenuhi standar, Dispora akan menjalin kerja sama dengan pihak lain.
“Misalnya fasilitas seperti Pamulang Community Center (PCC) bisa digunakan. Kalau tidak layak, kita kerja sama dengan swasta, seperti kampus atau pihak lain,” jelasnya.
Mukroni menegaskan, kolaborasi menjadi kunci agar pelaksanaan Porprov Banten 2026 di Kota Tangsel dapat berjalan sukses meski dengan keterbatasan anggaran. (*)









