Class Meeting SMPN 25 Tangerang Jadi Ajang Bangun Karakter dan Kebersamaan Siswa

Siswa-siswi SMPN 25 Tangerang saat mengikuti kegiatan Class Meeting bidang olahraga, belum lama ini. Dhuyuf/bantenekspres.co.id.
Siswa-siswi SMPN 25 Tangerang saat mengikuti kegiatan Class Meeting bidang olahraga, belum lama ini. Dhuyuf/bantenekspres.co.id.

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 25 Tangerang kembali menggelar kegiatan Class Meeting usai pelaksanaan Assessment Sumatif Semester. Kegiatan yang diikuti siswa kelas 7 dan 8 tersebut menjadi agenda rutin sekolah pada akhir semester sebelum pembagian rapor.

Salah satu guru SMPN 25 Tangerang, Sanyo Saputra menjelaskan Class Meeting bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan membangun karakter peserta didik.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan Class Meeting di SMPN 25 Tangerang ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setelah Assessment Sumatif Semester, baik semester ganjil maupun genap. Namun bentuk kegiatannya tidak selalu olahraga, karena pada dasarnya kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter siswa,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

Menurutnya, pada pelaksanaan kali ini sekolah memilih kegiatan olahraga sebagai media yang dinilai efektif untuk mengisi waktu hingga pembagian rapor sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan siswa.

“Kebetulan saat ini arahnya kepada olahraga untuk mengisi waktu sampai pembagian rapor. Karena masa ini masih termasuk hari efektif pembelajaran, maka kami ingin kegiatan yang dilakukan tetap memiliki nilai edukatif dan pembentukan karakter,” katanya.

Selain itu, Sanyo menuturkan salah satu tujuan utama Class Meeting adalah menciptakan interaksi yang lebih luas antar siswa dari berbagai kelas sehingga mereka dapat saling mengenal dan menjalin hubungan yang positif.

“Kami ingin ada interaksi antara siswa dengan siswa lainnya. Dengan adanya kegiatan bersama seperti ini, siswa bisa lebih dekat, saling mengenal, dan membangun komunikasi yang baik di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan hubungan sosial antarsiswa juga menjadi langkah preventif untuk menghindari berbagai persoalan yang kerap muncul di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghindarkan siswa dari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti bullying, tawuran, maupun bentuk perilaku negatif lainnya. Ketika mereka saling mengenal dan berinteraksi dengan baik, rasa kebersamaan akan tumbuh lebih kuat,” jelasnya.

Dikatakan Sanyo, di SMPN 25 Tangerang terdapat sembilan rombongan belajar yang dihuni oleh ratusan siswa. Kondisi tersebut membuat tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain dalam aktivitas belajar sehari-hari.

“Kita memiliki sembilan rombongan belajar. Kadang masih ada siswa yang belum saling mengenal karena terbatasnya interaksi. Nah, hal seperti itu yang ingin kami hindari melalui kegiatan Class Meeting ini,” tuturnya.

Pada kegiatan tahun ini, peserta yang terlibat adalah siswa kelas 7 dan 8. Sementara siswa kelas 9 tidak lagi mengikuti kegiatan karena telah menyelesaikan masa pendidikannya di sekolah tersebut.

“Yang mengikuti kegiatan saat ini adalah kelas 7 dan 8 karena kelas 9 sudah lulus. Jadi fokus kegiatan memang diarahkan untuk membangun kebersamaan dan semangat belajar bagi siswa yang masih melanjutkan pendidikan di SMPN 25 Tangerang,” kata Sanyo.

Selain berbagai perlombaan olahraga, sekolah juga telah menyiapkan kegiatan bazar yang melibatkan siswa secara langsung. Program tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan.

“Nanti kami juga akan mengadakan bazar yang dikelola oleh siswa. Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kreativitas mereka, melatih kemandirian, serta memberikan pengalaman nyata dalam berorganisasi dan bekerja sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanyo berharap seluruh rangkaian Class Meeting dapat menjadi pengalaman berharga yang mampu menumbuhkan semangat positif siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami berharap semangat siswa ke depan akan terus tumbuh melalui kegiatan ini. Class Meeting bukan hanya kegiatan hiburan, tetapi juga bagian dari pembelajaran yang mendidik siswa untuk berkompetisi secara sehat, bekerja sama, dan menghargai satu sama lain,” pungkasnya.

Melalui berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan, Class Meeting SMPN 25 Tangerang diharapkan menjadi wadah pengembangan karakter, kreativitas, serta kebersamaan antarsiswa. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, tetapi juga membentuk generasi yang aktif, sportif, dan berkarakter. (*)

Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi

Pos terkait