Sambo Kota Tangsel Targetkan Juara Umum di Porprov Banten 2026, Bidik 9 Medali Emas

Sejumlah atlet Sambo Kota Tangsel berlatih mempersiapkan diri dalam menghadapi Porprov VII Banten 2026 di WTC Matahari Serpong. PERSAMBI Tangsel For Bantenekspres.co.id
Sejumlah atlet Sambo Kota Tangsel berlatih mempersiapkan diri dalam menghadapi Porprov VII Banten 2026 di WTC Matahari Serpong. PERSAMBI Tangsel For Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Cabang olahraga (cabor) Sambo Kota Tangsel menargetkan tampil sebagai juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang akan digelar pada November mendatang. Optimisme tersebut muncul setelah Sambo resmi masuk sebagai salah satu cabor yang dipertandingkan pada Porprov Banten tahun ini.

Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma mengatakan, sebagai tuan rumah Porprov Banten 2026, Kota Tangsel memiliki peluang besar untuk meraih prestasi maksimal.

Bacaan Lainnya

Dari 12 nomor atau kelas yang akan dipertandingkan, Sambo Kota Tangsel menargetkan mampu membawa pulang sembilan medali emas.

“Alhamdulillah kami mendapat kepercayaan untuk ikut dipertandingkan di Porprov Banten 2026. Karena Tangsel menjadi tuan rumah, kami menargetkan bisa menjadi juara umum cabang olahraga Sambut. Dari 12 kelas yang dipertandingkan, target kami meraih 9 medali emas,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Rabu, 17 Juni 2026.

Heris menambahkan, saat ini persiapan atlet terus dimatangkan melalui program latihan rutin yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, fisik, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.

Menurutnya, seluruh kelas yang akan dipertandingkan telah memiliki atlet yang dipersiapkan. Sebanyak 12 atlet disiapkan untuk tampil sesuai nomor pertandingan yang akan diikuti. “Untuk saat ini semua kelas sudah terisi atlet. Total ada 12 atlet yang dipersiapkan sesuai nomor yang dipertandingkan,” tambahnya.

Latihan yang dijalani atlet meliputi penguatan fisik dan penguasaan teknik dasar maupun lanjutan. Pada kategori sport, atlet difokuskan pada teknik bantingan dan kuncian yang menjadi penilaian utama dalam pertandingan. Sedangkan pada kategori combat, atlet juga dibekali teknik pukulan dan tendangan selain kemampuan bantingan.

“Sambo memiliki dua kategori, yaitu sport dan combat. Kalau sport lebih mirip judo atau gulat karena mengandalkan teknik bantingan dan kuncian. Sedangkan combat hampir seperti MMA atau kickboxing karena selain bantingan juga ada pukulan dan tendangan,” jelasnya.

Untuk lokasi pertandingan, panitia merencanakan arena Sambo Porprov Banten 2026 digelar di Plaza yang ada di kawasan Balai Kota Tangsel. Lokasi tersebut dinilai representatif untuk menyelenggarakan pertandingan sekaligus memberikan keuntungan bagi atlet tuan rumah yang akan mendapat dukungan langsung dari masyarakat Kota Tangsel.

Meski optimistis meraih hasil terbaik, Sambo Kota Tangsel tetap mewaspadai kekuatan daerah lain yang diprediksi menjadi pesaing utama dalam perebutan medali. “Kalau untuk pesaing terberat, kemungkinan besar Kota Tangerang. Mereka memiliki atlet-atlet yang cukup kuat dan menjadi rival utama kami,” ungkapnya.

Porprov Banten 2026 menjadi ajang perdana bagi cabang olahraga Sambo untuk dipertandingkan secara resmi. Kehadiran cabor ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan olahraga bela diri asal Rusia tersebut kepada masyarakat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Banten.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan status sebagai tuan rumah, Sambo Kota Tangsel berharap mampu memenuhi target yang telah ditetapkan sekaligus mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru olahraga bela diri di Provinsi Banten. (*)

Reporter : Tri Budi

Pos terkait