LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cipadu 3, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, menambah jumlah rombongan belajar (rombel) pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Penambahan tersebut berdampak pada meningkatnya kuota penerimaan siswa baru tahun ini yaitu menjadi 56 peserta didik.
Kepala Sekolah SDN Cipadu 3, Romli mengatakan, kuota tahun ini dibagi ke dalam dua rombel dengan kapasitas maksimal 28 siswa per kelas. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memiliki satu rombel.
“Untuk tahun ajaran 2026 ini kuota yang tersedia sebanyak 56 siswa dan akan dibagi ke dalam dua kelas. Sebelumnya hanya satu rombel, sekarang menjadi dua rombel sehingga daya tampung sekolah bertambah,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Menurutnya, penambahan rombel menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan dasar di lingkungan sekitar sekolah. Dengan bertambahnya kapasitas penerimaan, peluang calon peserta didik untuk diterima di SDN Cipadu 3 menjadi lebih besar.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat karena kesempatan untuk bersekolah di SDN Cipadu 3 semakin terbuka. Dengan adanya dua rombel, daya tampung sekolah meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Romli menjelaskan, penambahan rombel tetap mengacu pada ketentuan pemerintah daerah yang membatasi jumlah peserta didik dalam satu kelas maksimal 28 siswa. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan optimal.
“Kami mengikuti aturan yang berlaku. Maksimal 28 siswa per kelas sehingga proses belajar mengajar nantinya dapat berjalan lebih kondusif,” jelasnya.
Dikatakan Romli, dalam pelaksanaan SPMB 2026, SDN Cipadu 3 membuka beberapa jalur penerimaan, yaitu jalur afirmasi, jalur lingkungan, dan jalur wilayah. Seluruh proses dilakukan sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Hingga saat ini, jalur afirmasi telah menerima satu peserta didik. Sementara pada jalur lingkungan, dari kuota 23 kursi yang tersedia, sebanyak 19 siswa telah dinyatakan diterima.
“Jika masih ada kursi yang belum terisi pada jalur tertentu, maka akan dialihkan pada tahap berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Ia optimistis seluruh kuota sebanyak 56 siswa dapat terpenuhi karena masih terdapat jalur wilayah yang memiliki cakupan pendaftaran lebih luas.
“Kami berharap seluruh kuota yang tersedia bisa terisi sampai akhir pelaksanaan SPMB. Dengan penambahan rombel ini, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan di SDN Cipadu 3,” katanya.
Selain menambah kapasitas penerimaan, pihak sekolah juga memastikan seluruh proses SPMB berjalan secara transparan dan sesuai aturan. Menurut Romli, sistem yang diterapkan saat ini membuat proses seleksi lebih terbuka dan dapat dipantau oleh masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan seluruh tahapan SPMB secara jujur, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik,” tutupnya. (*)
Reporter: M. Dhuyuf Khuzaimi











