Kang Nong 2025 Hadir di SMPN 1 Kota Tangerang, Dorong Siswa Gali Potensi

Kang Nong 2025 Hadir di SMPN 1 Kota Tangerang, Dorong Siswa Gali Potensi
Kang Nong Kota Tangerang 2025 berfoto bersama murid SMPN 1 Kota Tangerang. Foto (Ist)

TANGERANG, BANTENEKSPRES CO ID — Dalam rangka menumbuhkan karakter, kreativitas, serta kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan budaya, SMP Negeri 1 Kota Tangerang menggelar kegiatan kokurikuler dengan Mengusung tema “Pemuda Indonesia: Berbeda, Bersatu, Berkarya”, Jumat, 18 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan sosok figur muda berprestasi yang tengah bersinar, yaitu Kang Devanra Achmad Kautsar dan Nong Maryam Zakia Arwa yang merupakan Kang Nong Kota Tangerang 2025.

Bacaan Lainnya

Himas SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Yustika Pancawati mengatakan, kegiatan kokurikuler ini dirancang sebagai wadah bagi para peserta didik untuk mendapatkan wawasan luas, motivasi kuat, serta pengalaman langsung dari figur muda inspiratif yang aktif dalam mengembangkan potensi generasi muda di Kota Tangerang.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus di dalam kelas, melainkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.

“Kegiatan kokurikuler ini mengusung semangat ‘Belajar dari Inspirasi, Bergerak dengan Kolaborasi, Berkarya untuk Negeri’. Kami ingin anak-anak mendapatkan teladan nyata dari kakak-kakak, Kang Nong Kota Tangerang 2025, yang berprestasi dan peduli terhadap daerahnya,” ujar Yustika Pancawati saat ditemui di lokasi kegiatan.

Melalui kehadiran Kang Devanra dan Nong Maryam, kata Yustika, pihak sekolah optimis para siswa dapat menyerap energi positif serta melihat bagaimana anak muda seusia mereka mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Yustika menambahkan, bahwa interaksi langsung antara siswa dan para Duta Pariwisata serta Budaya tersebut diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan mental dan sosial peserta didik.

Terlebih, para siswa didorong untuk semakin percaya diri dalam menggali serta mengembangkan bakat dan potensi terbaik yang mereka miliki.

Yustika mengajak siswa memahami arti penting persatuan di tengah perbedaan, sejalan dengan tema utama kegiatan.

Membangun Kolaborasi: Melatih mental gotong royong dan kerja sama tim untuk menciptakan karya-karya positif.

Ia berharap, dalam kegiatan kokurikuler ini dapat menumbuhkan kepedulian mendalam terhadap kelestarian lingkungan sekitar serta kebudayaan lokal bangsa.

“Diharapkan sekolah kami terus dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.(*)

Pos terkait