TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Multimedia Nusantara School (MNS) resmi menggelar seremoni topping off Gedung High School di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Rabu (16/9/2026).
Prosesi tersebut menandai rampungnya pengerjaan struktur utama gedung yang diproyeksikan khusus untuk jenjang Junior High School dan Senior High School. Capaian ini sekaligus menjadi bukti komitmen MNS dalam menghadirkan fasilitas pendidikan berkualitas secara tepat waktu.
Pembangunan gedung tersebut sebelumnya ditandai dengan groundbreaking pada 9 Februari 2026. Dalam seremoni topping off, penutupan atap dilakukan secara simbolis melalui penuangan semen terakhir di lantai teratas Gedung High School.
Rangkaian acara diawali sambutan Ketua Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) Teddy Surianto, dilanjutkan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran pembangunan. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah yang dihadiri jajaran YMN, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP), MNS, serta tim arsitek dan kontraktor.
Ketua YMN Teddy Surianto mengatakan, pembangunan Gedung High School tidak sekadar berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan. Menurutnya, gedung tersebut merupakan bagian dari langkah strategis MNS dalam menyediakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Masa remaja adalah masa keemasan sekaligus fase krusial dalam pencarian jati diri. Anak-anak usia remaja butuh didengar, ditantang, dan diberikan ruang yang aman untuk bereksplorasi,” ujar Teddy.
Ia menjelaskan, setiap fasilitas di Gedung High School dirancang modern sekaligus humanis. Fasilitas tersebut antara lain smart classroom interaktif, laboratorium modern, lapangan olahraga hingga hall yang nyaman.
“Kami ingin gedung ini menjadi ekosistem yang memicu rasa ingin tahu, melatih kepemimpinan (leadership), serta memupuk kreativitas tanpa membatasi impian para siswa,” katanya.
Secara teknis, Gedung High School juga dirancang sebagai bangunan ramah lingkungan dan hemat energi. Konsep tersebut diterapkan melalui pemanfaatan pencahayaan alami serta sirkulasi udara yang optimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.
Fasilitas yang disiapkan mencakup area olahraga indoor dan outdoor, berbagai laboratorium modern, ruang pembelajaran berbasis teknologi, perpustakaan, student lounge, multipurpose hall, hingga ruang konseling.
Melalui fasilitas tersebut dan pendekatan kurikulum yang terintegrasi, MNS berkomitmen mencetak lulusan yang inovatif, berkarakter kuat dan adaptif sehingga mampu menjadi pionir di bidang yang mereka tekuni.
Antusiasme masyarakat terhadap konsep pendidikan MNS juga disebut cukup tinggi. Hingga kini, lebih dari 300 orang tua (parents) telah mendaftarkan putra-putrinya untuk jenjang Junior High School dan Senior High School.
Principal High School MNS Yosua Iskandar mengatakan, jenjang High School MNS mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum internasional Pearson Edexcel.
“Melalui integrasi ini, siswa akan lulus dengan memiliki dua ijazah, yaitu nasional dan internasional. Siswa juga dipandu melalui program Talent Mapping agar akurat dalam menentukan jalur pendidikan, serta dipersiapkan menghadapi ujian standar global,” jelas Yosua.
Menurutnya, proses pembelajaran juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi dan pengembangan karakter. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan siswa menuju universitas unggulan, baik di dalam negeri maupun perguruan tinggi top dunia.
Seremoni topping off turut dihadiri jajaran pimpinan dalam ekosistem YMN. Di antaranya Rektor UMN Andrey Andoko, Director MNP Hargyo Ignatius, Director Multimedia Digital Nusantara (MDN) Fransisca Nina Meiwati, Principal Preschool-Primary MNS Theresia Listiyawati, serta Principal High School MNS Yosua Iskandar.
Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim kontraktor, arsitek, konsultan dan pekerja lapangan yang telah bekerja keras dalam proses pembangunan. Ia mengapresiasi komitmen seluruh tim dalam menjaga standar kualitas dan mengutamakan keselamatan kerja hingga struktur Gedung High School berdiri kokoh tepat waktu.
Dengan rampungnya struktur utama tersebut, MNS selanjutnya akan memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Gedung High School diharapkan menjadi lingkungan belajar holistik yang mendukung lahirnya generasi emas Indonesia berwawasan global, berkarakter dan berdaya saing tinggi. (*)











