SETU, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangsel terus meluas. Hingga Rabu, 16 September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mencatat terdapat 28 titik yang mengalami kekeringan.
Penata Layanan Operasional Danton pada BPBD Kota Tangsel Dian Wiryawan mengatakan, sebelumnya terdapat 25 titik kekeringan yang tercatat sejak 8 Juli hingga 10 September 2026. Namun, dalam beberapa hari terakhir bertambah tiga titik baru.
“Awalnya ada 25 titik yang mengalami kekeringan. Saat ini bertambah tiga titik sehingga menjadi 28 titik,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES, Rabu, 16 September 2026.
Dian menambahkan, tiga titik baru tersebut berada di RT 006/004, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, dengan 30 kepala keluarga (KK) atau 120 jiwa terdampak. Kemudian RT 004/001, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, dengan 35 KK atau 135 jiwa terdampak, serta RT 002/004, Kelurahan Babakan, dengan 25 KK atau 70 jiwa terdampak.
Sementara itu, 25 titik sebelumnya tersebar di Kelurahan Keranggan, Kademangan, dan Muncul di Kecamatan Setu, serta Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 titik berada di Kelurahan Keranggan, yakni RT 002/001, RT 004/002, RT 001/001, RT 013/005, RT 003/001, RT 006/002, RT 005/002, RT 012/005, RT 009/005, RT 009/004, RT 011/005, RT 010/005, RT 014/003, RT 008/003, RT 010/004, dan RT 007/003.
Kemudian, tujuh titik berada di Kelurahan Kademangan, meliputi UPTD SDN 02 Kademangan, RT 004/002, RT 005/002, RT 006/002, RT 006/003, RT 005/006, dan RT 003/003.
“Dua titik lainnya berada di Kelurahan Muncul, yakni RT 001/001 dan RT 004/002,” tambahnya.
Dian menjelaskan, mayoritas titik kekeringan berada di wilayah Kecamatan Setu. Secara keseluruhan, kondisi tersebut berdampak terhadap 654 KK atau sebanyak 2.791 jiwa.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, BPBD Tangsel terus melakukan pendistribusian air bersih. Hingga saat ini, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 1.193.600 liter.
“Total air bersih yang kita distribusikan mencapai 1.193.600 liter,” jelasnya.
Air bersih tersebut berasal dari sejumlah sumber, di antaranya PDAM Tirta Cisadane Serpong dan WTP Sinar Mas Land di kawasan Rawa Buntu, Serpong.
Dalam proses pendistribusian, BPBD Kota Tangsel juga mendapat dukungan kendaraan maupun personel dari sejumlah pihak. “Di antaranya Sinarmas Land, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel,” ungkapnya.
Upaya distribusi air bersih tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah Tangsel. (*)
Reporter : Tri Budi











