SERANG,BANTENEKSRES.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, membentuk Siaga Bencana Berbasis Masyarakat atau Sibat, di setiap desa yang mempunyai potensi bencana se Provinsi Banten.
Sehingga setiap desa akan mempunyai anggota relawan dari PMI, yang harus mengetahui serta memahami apa saja potensi bencana di desanya masing-masing.
Hal itu disampaikan Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah, usai apel gabungan Sibat yang dirangkaikan dengan HUT ke 81 PMI Provinsi Banten, di Markas PMI Provinsi Banten, di Kota Serang, Rabu 16 September 2026.
Tatu mengatakan, saat ini baru ada 53 desa yang telah dibentuk Sibat, yang masing-masing anggotanya berjumlah 30 sampai 40 orang relawan.
Jumlah desa yang telah dibentuk Sibat tersebut masih jauh dari kata cukup, karena banyak desa di Provinsi Banten memiliki potensi bencananya masing-masing.
“Kita baru 53 desa masih sedikit, karena peta bencana itu sangat banyak ya, jadi kita lakukan secara bertahap. Daerah bencana ini harus ada PMI, dan BPBD, di sana aja yang harus dibentuk, kota bersama-sama membantu Babinkamtibmas, Babinsa, dan lainnya,” katanya.
Kata Tatu, di Provinsi Banten ada beberapa kecamatan di kabupaten kota memiliki potensi bencana, seperti Kabupaten Lebak bencana longsor, Kabupaten Serang banjir, dan lainnya.
“Sehingga dibentuklah Sibat di tiap desa, tentu setiap desa punya anggota relawan yang mereka yang harus mengetahui, memahami potensi bencana di desa masing-masing,” ujarnya.
Dikatakan Tatu, dibentuknya Sibat ini untuk dapat meningkatkan kekuatan dari relawan, yang hadir langsung di tengah masyarakat, yang sudah terlatih untuk sigap terhadap kebencanaan.
Relawan Sibat ini sudah dibekali pelatihan terkait mitigasi kebencanaan, dengan materi-materi yang sudah disediakan dengan pematerinya langsung dari PMI pusat.
“Mereka semua dilatih mitigasi bencana, seperti memetakan risiko bencana dan lainnya, terus ketika bencana terjadi apa yang harus mereka lakukan. Misalnya menolong yang terkena bencana, mengevakuasi, mendata, dan memberi datanya untuk dapat bantuan-bantuan apa yang harus kita turunkan,” ucapnya. (*)
Reporter : Agung Gumelar











