Dari Road Bike Hingga BMX, 18 Atlet Kota Tangsel Siap Tempur di Porprov VII

Atlet road bike Kota Tangsel mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) road bike di Yogyakarta benerapa waktu lalu dan masuk 10 besar. ICF Tangsel For Bantenekspres.co.id

 

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengurus Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Tangsel mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Sebanyak 18 atlet disiapkan untuk bertanding pada tiga kategori, yakni road bike (RB), mountain bike (MTB) dan BMX.

Bacaan Lainnya

Ketua ICF Kota Tangsel Saidun mengatakan, persiapan dilakukan dengan memperkuat komunikasi bersama koordinator komunitas serta klub-klub sepeda yang ada di Kota Tangsel. Selain itu, para atlet rutin menjalani latihan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

“Kita komunikasi dengan para koordinator sepeda yang ada di Kota Tangsel. Selain itu, dengan klub-klub sepeda juga terus berkolaborasi sambil melakukan pelatihan-pelatihan di tempat yang memang sudah disediakan,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 15 September 2026.

Saidun menambahkan, tiga kategori utama yang dipersiapkan memiliki karakteristik berbeda. Road bike mengandalkan kecepatan di lintasan jalan, MTB menitikberatkan kemampuan melewati jalur ekstrem, sedangkan BMX lebih mengedepankan teknik dan atraksi dengan sepeda berukuran lebih kecil.

Untuk road bike, latihan rutin dilakukan di kawasan Bintaro Boulevard. Para atlet bahkan terbiasa menempuh jarak hingga sekitar 100 kilometer dalam satu sesi latihan.

Sementara latihan MTB dilakukan di kawasan kuari milik PT Jaya Real Property di Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren. Adapun atlet BMX menjalani latihan di Taman Perdamaian BSD, Serpong.

Menjelang Porprov, ICF Kota Tangsel juga menggelar sejumlah mini tanding bersama klub-klub sepeda. Kegiatan tersebut menjadi ajang mengukur kemampuan sekaligus menjaga mental kompetitif para atlet.

“Untuk persiapan Porprov, kita kerja sama dengan teman-teman klub dan selalu mengadakan kegiatan-kegiatan mini tanding. Itu khusus untuk MTB,” tambahnya.

Mini tanding MTB tersebut mengambil rute mulai dari kawasan Bambu Kuning, Kelurahan Parigi Baru, hingga area kuari dengan jarak sekitar 15 kilometer. Kegiatan tersebut telah beberapa kali digelar sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.

Untuk komposisi atlet, ICF Kota Tangsel menyiapkan delapan atlet road bike, enam atlet MTB dan empat atlet BMX. “Kita targetnya juara. Tapi kita prioritaskan keselamatan yang dikedepankan,” jelasnya.

ICF Kota Tangsel juga tidak ingin menganggap remeh tujuh kabupaten/kota lain yang akan menjadi peserta Porprov Banten. Seluruh kontingen dinilai memiliki kekuatan masing-masing sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.

“Kita tidak mau meremehkan dari tujuh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Banten ini. Namun kita lakukan dengan sportivitas,” tuturnya.

Ambisi meraih hasil terbaik semakin kuat karena pada Porprov sebelumnya, Kota Tangsel belum berhasil memperoleh medali dari cabang olahraga sepeda. Tahun ini, ICF Kota Tangsel ingin menjadikan Porprov sebagai momentum untuk membuktikan bahwa pembinaan olahraga sepeda di Kota Tangsel terus berkembang.

“Di Porprov tahun lalu, Tangsel belum mendapatkan apa-apa. Tahun ini kita upayakan, bersama atlet bekerja keras, terus membuktikan kepada pemerintah bahwa sepeda di Kota Tangsel itu ada,” katanya.

Sementara itu, venue pertandingan untuk tiga kategori juga telah disiapkan. Road bike akan menggunakan kawasan Pusdiklantas, Serpong Utara. MTB berlangsung di Serpong Paradise dengan jalur JPG, sedangkan BMX digelar di Taman Perdamaian BSD, Serpong. (*)

 

Pos terkait