CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel menyiapkan tambahan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk menangani dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangsel Sutang mengatakan, tambahan anggaran tersebut salah satunya akan digunakan untuk mendukung distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Pemkot Tangsel juga mengusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan. Anggaran tersebut antara lain dipersiapkan untuk menyewa kendaraan tangki guna mendistribusikan air bersih,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Jumat, 18 September 2026.
Sutang menambahkan, penambahan anggaran tersebut salah satunya diperuntukkan bagi kebutuhan sewa tangki air. Sejumlah upaya penanganan kekeringan selama ini dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, relawan hingga pihak swasta. Bantuan air bersih juga terus disalurkan ke wilayah yang membutuhkan.
“Selain distribusi air, Pemkot Tangsel juga telah menyiapkan pembangunan sumur di sejumlah lokasi sebagai salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat,” tambahnya.
Pemkot Tangsel memastikan penanganan kekeringan akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah juga mengandalkan dukungan dari masyarakat, relawan dan sektor swasta untuk memenuhi kebutuhan air warga selama musim kemarau.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penanganan kekeringan dibiayai oleh APBD Kota Tangsel yang di alokasikan di beberapa OPD seperti BPBD dan Dinas CiptaKarya dan Tata Ruang.
“Selain itu, bantuan penanganan kekeringan di tangsel dibantu dari unsur atau lembaga lainnya seperti Baznas, Sinarmas Land, BBWSCC, PDAM TTC Serpong, BUMD,” tambahnya.
Benyamin mengimbau masyarakat agar menghemat penggunaan air bersih karena diprediksi kemarau kali ini lebih panjang dan lebih kering di banding musim kemarau yang pernah terjadi.
“Masyarakat juga diharap melapor ke unsur kewilayahan (RT, RW, Lurah) atau bisa melalui layanan darurat 112 ketika terjadi kekurangan air bersih sehingga Pemkot Tangsel bisa dengan cepat merespon dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih,” tutupnya. (*)











