Tingkatkan Literasi Global, SDN Daan Mogot 1 Perkuat Program English Day

Siswa-siswi SDN Daan Mogot 1 saat mengikuti kegiatan English Day. Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam upaya membekali siswa dengan keterampilan berkomunikasi di era global, SDN Daan Mogot 1 secara konsisten menghadirkan program unggulan bertajuk English Day. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aktif menggunakan bahasa internasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa sejak usia dini.

Setiap hari Sabtu, siswa-siswi SDN Daan Mogot 1, khususnya dari jenjang kelas rendah, diajak untuk berinteraksi menggunakan kosa kata bahasa Inggris yang sederhana namun aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Kepala Sekolah SDN Daan Mogot 1, Fitriah Astuti, menjelaskan program ini bukan sekadar mata pelajaran tambahan, melainkan sebuah pembiasaan. Ia menekankan, pentingnya menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan agar siswa tidak merasa terbebani saat mempelajari bahasa asing.

“Tujuan utamanya adalah untuk mempelajari bahasa Inggris bersama anak-anak dan membiasakan mereka untuk berani menggunakan bahasa tersebut,” ujar Fitriah saat diwawancarai bantenekspres.co.id, Selasa 28 April 2026.

Ia menambahkan, untuk saat ini, fokus utama English Day menyasar pada siswa kelas 1 dan 2. Pemilihan usia dini ini dimaksudkan agar fondasi kemampuan bahasa mereka sudah terbentuk, sebelum mereka memasuki jenjang kelas yang lebih tinggi dengan materi yang lebih kompleks. “Ada hari tertentu yang memang kita khususkan untuk pelajaran bahasa Inggris ini, yaitu hari Sabtu,” tambahnya.

Fitriah menegaskan, jadwal ini dipilih agar tidak bertabrakan dengan agenda rutin lainnya seperti Gerakan Indonesia Asri, yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Menariknya, English Day di sekolah ini dikemas sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler yang interaktif. Hal ini justru memungkinkan para pengajar, untuk menggunakan metode bermain sambil belajar yang sangat efektif bagi perkembangan kognitif anak-anak kelas rendah.

Dikatakan Fitriah, selain English Day, hari Sabtu di SDN Daan Mogot 1 juga menjadi pusat kegiatan pengembangan diri lainnya. Bagi siswa kelas 3 hingga 6, mereka dapat memilih kegiatan ekstrakurikuler lain seperti Pramuka, pencak silat, hingga olahraga bola voli. Keberhasilan program ini juga didukung oleh kolaborasi antar sekolah di lingkungan Daan Mogot.

“Kegiatan lain hari Sabtu, di SDN Daan Mogot 3, misalnya, juga memiliki beberapa agenda yang selaras seperti tadarus bersama, dan senam pagi untuk menjaga kesehatan jasmani, dan rohani para siswa di sini,” tuturnya.

Ke depan, melalui program English Day ini, SDN Daan Mogot 1 berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap bersaing di kancah internasional. Dengan pembiasaan yang dimulai dari bangku sekolah dasar, bahasa Inggris diharapkan bukan lagi menjadi momok yang menakutkan bagi siswa. (*)

Pos terkait