TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Banten, Wahidin Halim (WH), melontarkan kritik keras terkait penempatan penginapan jemaah haji asal Provinsi Banten. Ia menilai lokasi hotel jemaah haji asal Banten terlalu jauh dari pusat lokasi ibadah di Arab Saudi.
Anggota Komisi Komisi VIII DPR RI ini mengaku, telah menyampaikan protes langsung kepada Menteri Menteri Haji terkait kebijakan zonasi hotel tersebut. Menurutnya, posisi hotel yang jauh sangat merugikan jemaah asal Banten, terutama dari sisi fisik dan efisiensi waktu ibadah.
“Saya sudah protes ke Menteri Haji langsung, saya bilang ngapain jemaah haji Banten taruh di situ, jauh,” ungkap WH saat ditemui, Selasa 5 Mei 2026.
Meski sudah melayangkan keberatan secara langsung, WH menyayangkan sikap pemerintah yang seolah mengabaikan aspirasi tersebut. Ia melihat tidak ada perubahan signifikan di lapangan bagi jemaah yang saat ini sudah berada di tanah suci.
WH menyebut adanya ketidakadilan dalam pembagian lokasi hotel. Ia menyoroti fakta bahwa seluruh jemaah membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dengan nilai yang sama, namun mendapatkan fasilitas jarak yang berbeda jauh.
“Masa bayarnya sama tapi ditaruh di tempat yang jauh? Bayar sama tapi tempatnya jauh,” cetusnya dengan nada kecewa.
Mantan Gubernur Banten ini menegaskan, ia tidak akan tinggal diam. WH berencana melakukan evaluasi mendalam dan menagih penjelasan dari kementerian terkait setibanya jemaah dan petugas kembali ke tanah air.
“Katanya nanti akan ditindaklanjuti. Tapi ternyata tetap aja di sana. Di sana tentu bukan kewenangan saya, tapi nanti kalau pulang, Menteri Haji saya tanya lagi,” pungkasnya.
Persoalan jarak hotel memang menjadi isu klasik yang kerap dikeluhkan jemaah haji khususnya jemaah asal Banten. WH berharap ke depannya ada pemerataan zonasi atau perbaikan sistem penempatan agar aspek keadilan bagi seluruh jemaah dapat terpenuhi.(*)









