RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Lebak melalui Bidang Kesehatan Hewan & Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat melalukan kegiatan pengawasan rutin terhadap daging atau produk hewan yang dijual pedagang.
Feby Herdian, Kepala Disnak Lebak mengatakan, Disnak hadir untuk memastikan bahwa setiap produk hewan yang sampai ke tangan masyarakat telah melalui pengawasan yang ketat. Karena, di balik etalase rapi unit usaha retail ada sebuah upaya yang tak selalu terlihat.
“Melalui kegiatan pengawasan peredaran produk hewan, petugas kami turun langsung untuk memeriksa kualitas, kebersihan, hingga kelayakan produk seperti daging, susu, dan olahannya,” kata Feby, kepada wartawan, Selasa 21 April 2026.
Bagi sebagian orang, kata Feby, ini mungkin terlihat sebagai rutinitas. Namun sesungguhnya, inilah garda terdepan dalam menjaga agar pangan yang di konsumsi masyarakat tetap aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
“Pengawasan ini menjadi penting karena produk hewan yang tidak memenuhi standar dapat membawa risiko kesehatan. Dari sinilah peran Kesmavet menjadi sangat krusial-—mencegah sebelum terjadi, melindungi tanpa terlihat, dan memastikan masyarakat dapat mengonsumsi produk dengan rasa aman,” ujarnya.
Lebih dari itu, kata Feby, kegiatan ini juga menjadi dorongan bagi para pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas dan kepercayaan. Karena pada akhirnya, keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil dari kolaborasi bersama.
“Iya saat ini daging beku banyak diburu masyarakat, selain harga lebih murah, juga keberadaannya mudah dicari, makanya pengawasan ini kita lakukan di gerai atau toko penjual daging beku,” tuturnya.(*)
Reporter : A Fadilah











