Hadapi Ancaman Kemarau, Distan Lebak Terjunkan Brigade Pangan

Hadapi Ancaman Kemarau, Distan Lebak Terjunkan Brigade Pangan
Kabid Produksi Distan Lebak Denny Islandar. Foto : A Fadilah/BantenEkspres.co.id

RANGKASBITUNG, BANTENESKPRES.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menerjunkan Brigade Pangan untuk mengantisipasi ancaman kemarau ekstrem 2026 sekaligus menjaga target swasembada pangan.

Kepala Bidang Produksi Distan Lebak, Denny Islandar, mengatakan Brigade Pangan merupakan program strategis Kementerian Pertanian RI yang melibatkan petani milenial dalam pengelolaan pertanian modern.

Bacaan Lainnya

“Program ini mengoptimalkan lahan tidur, menggunakan alat mesin pertanian modern, serta mendorong generasi muda menjadi agripreneur,” ujarnya, Minggu 19 April 2026.

Menurutnya, Brigade Pangan menjadi garda terdepan dalam pengelolaan lahan secara profesional dan terstruktur, dengan cakupan hingga 200 hektare per brigade.

Selain itu, program ini didukung alsintan modern untuk mempercepat proses produksi, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen.

“Kami harap melalui Brigade Pangan, produksi tetap optimal meski menghadapi potensi kemarau,” katanya.

Lebak sendiri merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Banten dengan luas tambah tanam sekitar 157 ribu hektare per tahun.

Dari luasan tersebut, produksi padi diperkirakan mencapai 770 ribu ton atau setara 440 ribu ton beras, melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 180 ribu ton.

“Surplus sekitar 260 ribu ton ini turut menyuplai kebutuhan pangan ke daerah lain seperti Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi,” pungkasnya. (*)

Pos terkait