PAMULANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 18 sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Tangerang Selatan ambil bagian dalam Liga Pelajar 2026 yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tangsel, Minggu 19 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Community Center Pamulang ini menjadi edisi perdana untuk tingkat SD, setelah sebelumnya hanya digelar bagi pelajar SMP.
Ketua Panitia Liga Pelajar, Panji Irawan, mengatakan kompetisi ini merupakan langkah awal pembinaan olahraga sejak usia dini.
“Untuk tingkat SD ini baru pertama kali kita adakan. Sebelumnya sudah pernah untuk SMP,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id
Dalam pelaksanaannya, kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori A untuk siswa kelas 2 dan 3, serta kategori B untuk siswa kelas 4 dan 5. Turnamen ini digelar selama satu hari sebagai tahap awal pengembangan.
“Memang masih sederhana dan belum masuk program resmi seperti Popda. Ini masih tahap belajar dan pengembangan,” tambahnya.
Meski begitu, pihaknya menargetkan Liga Pelajar dapat menjadi agenda rutin dan berkembang menjadi program jangka panjang.
Panji menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem olahraga pelajar sekaligus menjaring bibit atlet sejak dini sebagai persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
“Dispora punya tanggung jawab pembinaan atlet pelajar. Kita butuh regenerasi agar ke depan tidak kesulitan mencari atlet,” ungkapnya.
Ke depan, Dispora juga berencana mengembangkan liga serupa untuk cabang olahraga lain seperti bulu tangkis.
Sementara itu, Kepala Dispora Tangsel, Mukroni, menyambut baik penyelenggaraan Liga Pelajar ini sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.
“Liga Pelajar ini sangat penting sebagai bagian dari persiapan menuju Popda,” katanya.
Ia menekankan pentingnya membudayakan olahraga sejak usia dini guna mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kita harus mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, dimulai dari usia sekolah dasar,” ujarnya.
Mukroni menambahkan, ke depan Liga Pelajar akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah di seluruh wilayah Tangsel, disertai sistem seleksi yang lebih ketat agar menghasilkan atlet terbaik.
Selain itu, sebagai kepala dinas yang baru dilantik, ia berharap dapat membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk memajukan sektor kepemudaan dan olahraga di Tangsel.
“Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis bisa membawa perubahan yang lebih baik,” tuturnya.
Dengan digelarnya Liga Pelajar 2026, diharapkan ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus melahirkan talenta olahraga berprestasi di Kota Tangerang Selatan.(*)











